By | 7 Agustus 2018

patron.id – Serang, Rencana deklarasi 2019 Ganti Presiden di Banten semakin menuai pro kontra dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini datang dari sejumlah warga yang tergabung dalam Pemuda Desa Bersatu (Pedas) yang juga menolak adanya rencana deklarasi 2019 Ganti Presiden di Banten.

Ketua Pedas Naman mengatakan pihaknya menolak gerakan tersebut lantaran dinilai sarat akan kepentingan politik, yang berorientasi ingin memunculkan sosok pemimpin baru dengan proses menjual sebaran berita-berita hoax tentang presiden yang hari ini memimpin bangsa Indonesia.

“Gerakan ini begitu masif dan terstruktur dalam mengkampanyekan ambisi politiknya untuk menumbangkan sebuah rezim yang sah secara konstitusional,” ujar Naman, saat ditemui di lokasi aksi, Selasa (7/8), di depan Polres Serang Kota.

Baca Juga:  Kosgoro Kota Serang Canangkan Karya Nyata Bentuk RPKB di 6 Kecamatan

Jika rencana deklarasi 2019 Ganti Presiden tetap dilakukan di Banten, lanjut Naman, bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena ia menilai gerakan tersebut berpontensi menggantikan sistem negara yang sudah final ini menjadi sistem khilafah.

“Kita tidak ingin Banten menjadi sasaran tembak hanya untuk kepentingan sekelompok orang yang ingin menggerogoti ideologi negara dan kemudian diubah menjadi ideologi yang bertentangan dengan keberagaman di Indonesia. Ini jelas-jelasnya akan menciderai kesatuan dan persatuan bangsa. Kita tolak siapapun yang ingin mengubah marwah dan kultur manusia Banten yang toleran dan santun ini. Jangan sampai dididik sebagai manusia Banten bermental radikal dan intoleran,” terangnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *