By | 4 Februari 2020

patron.id – Serang, Puluhan warga Desa Tegal Maja memusyawarahkan dampak lingkungan akibat perluasan proyek PT Indah Kiat Serang Mill di Kantor Desa, Pada Selasa (04/02/2020).

Turut hadir dalam musyawarah tersebut Humas PT Indah Kiat yang diwakili Arief dan Ikbal, Juga Iksan selaku Kepala Desa Tegal Maja, Camat Kragilan, Perwakilan Polsek dan Polres Serang Kabupaten dan Pemuda serta Masyarakat Desa Tegal Maja.

Dalam musyawarah tersebut Dadang selaku ketua RT 03 Kampung Pabrik, Desa Tegal Maja memaparkan keresahannya, menurutnya proyek yang sudah beroprasi tersebut memberikan dampak tidak baik bagi warga, Terkait suara bising dari proyek tersebut, juga banyak rumah warga yang retak lantaran dampak dari getaran proyek yang dirasakan.

“Paku bumi yang terus ditanam itu pak mengakibatkan suara bising yang dirasakan warga bahkan beberapa rumah retak karena getarannya lumayan terasa, pihak perusahaan harus bertanggung jawab.” Kata Dadang

Dalam kesempatan yang sama Mahmudin (24) yang di tunjuk masyarakat sebagai koordinator Aliansi Pemuda dan Masyarakat Kampung Pabrik menjelaskan bahwa selama proyek perluasan berjalan warga kampung pabrik tidak pernah diberikan pemahaman terkait proyek tersebut melalui musyawarah dan lainnya.

“Warga kami selama 27 tahun benar terdampak langsung, khusus proyek perluasan ini anehnya masyarakat tidak di ajak diskusi terlebih dahulu bahkan pekerja proyek tidak melibatkan warga sekitar.”

Baca Juga:  Ketahanan Pangan Harus Jadi Prioritas Pemda Pandeglang

Ia juga meminta agar warga yang ada disekitaran proyek tersebut diberikan lapangan pekerjaan, Bertanggung jawab atas Dampak proyek tersebut dengan bentuk memberikan Dana CSR.

“Bayangkan saja pekerja proyeknya itu ngontraknya diKampung kami pak, tapi warga sekitar cuma menjadi penonton tidak diajak, bahkan cenderung tidak dilibatkan. Tadi saya mengajukan tuntutan dari warga dan sampai musyawarah ini berakhir belum ada kesepakatan yang dikabulakn, warga berharap PT. Indah Kiat ini memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja, memberikan kompensasi atas dampak lingkungan yang terjadi dan memberikan Dana CSR untuk warga sekitar sebagai bentuk tanggung jawab sosial sesuai aturan yang ada.” Ungkap Mahmudin

Iksan sebagai Kepala Desa Tegal Maja Menyediakan forum ini sebagai bagian dari pemerintah desa yang wajib hadir menampung aspirasi masyarakat.

“Pada musyawarah kali ini memang belum ditemukan solusi, kita akan tunggu keputusan PT. Indah kiat akan seperti apa, pokonya Kepala Desa akan terus membela masyarakat titik. Tutur kepala desa yang baru sebulan di Lantik ini. [Red/Bahri]

Bagikan: