By | 28 September 2020

patron.id – Serang, Pemerintah Kota Serang bersama DPRD Kota Serang sepakat melakukan penandatanganan nota kesepakatan terkait Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) pada Anggaran Pembelanjaan Barang Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020.

Penandatanganan nota kesepakatan ini dilakukan Walikota Serang Syafrudin bersama Wakil Ketua DPRD Ratu Ria Maryana serta disaksikan sekitar 20 anggotanya yang hadir dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Serang, Pada Senin (28/9/2020).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, KUA-PPAS Perubahan ini tidak seperti tahun sebelumnya. Hanya pergeseran dan tambahan anggaran sekitar Rp 17,5 miliar.

“Kalau di tahun sebelumnya sekitar 70 miliar ini kaitannya dengan keadaan sekarang yaitu Covid-19, pendapatan juga berkurang. Alhamdulillah kesepakatan pada hari ini sudah ditandatangani sesuai prosedur dan tidak ada masalah,” kata Syafrudin kepada patron.id usai paripurna, Pada Senin (28/9/2020).

Anggaran relokasi sebesar Rp 17,5 miliar ini untuk membayar honor THL dan lain sebagainya. Diantaranya THL di Dinas Lingkungan Hidup (DHL) belum dibayar selama dua bulan, THL Dinas Perhubungan (Dishub), bayar listrik dan kegiatan-kegiatan yang mendukung pada tahun 2021.

Baca Juga:  GP Ansor Apresiasi Kebijakan Pembukaan Masjid Pasca PSBB Kabupaten Tangerang

“Misalnya kita mau membangun ruang terbuka hijau, DED-nya belum ada maka akan dituntaskan di anggaran perubahan itu. Kalau yang lain relatif kecil seperti bayar listrik dan sebagainya,” ujar dia.

Sedangkan untuk pemerosotan anggaran pendapatan asli daerah (PAD) Pemeritah Kota (Pemkot) Serang sebesar Rp 86 miliar. Maka, lanjut Syafrudin, kegiatan pada tahun 2021 akan dibackup di tahun 2020 ini.

“DED dan segala macam atau mungkin ada FS dalam rangka untuk nyengget (menopang) anggaran ke DAK dan lain sebagainya. Ini relatif kecil,” terangnya.

Meski anggaran kecil, ia menambahkan, Pemkot Serang hanya bisa berupaya melalui perencanaan DED, FS dan lainnya untuk dilaksanakan di tahun 2020.

“Jadi tidak bisa action secara fisik, akan tetapi memang kita hanya bisa perencanaan saja,” tutupnya. [Red/Roy]

Bagikan: