By | 30 Juni 2019

patron.id – Serang, Sejumlah warga yang menamakan diri Syarekat Perjuangan Rakyat Padarincang (SAPAR) melakukan aksi blokade jalan masuk mega proyek Geothermal dengan memasang spanduk bertuliskan ‘Masyarakat tetap Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) pada Minggu, (30/6/2019).

“Kita sudah menolak dari tahun 2017, mulai dari pemasangan spanduk penolakan sampai demonstrasi, sempat juga audiensi, ya gitu, pemerintah setempat keliatannya sebodo aja gitu”, kata Kardi salah satu warga saat ditemui di lokasi.

Menurut Kardi mega proyek PLTPB yang berlokasi di Kampung Wangun, Desa Batukuwung Kecamatan Padaraincang, Kabupaten Serang hanya menimbulkan dampak negatif mulai dari kerusakan lingkungan hingga konflik sosial.

Baca Juga:  Wakil Ketua IX DPR RI Sarankan Pemerintah Lakukan Relaksasi Produk Kebutuhan Penanganan Covid-19

Ia juga menjelaskan keinginan masyarakat agar mega proyek tersebut segera dihentikan.

“Pokoknya kita masyarakat Padarincang akan tetap menolak pembangunan tersebut, sekali tolak kita tetap akan menolak,” tegasnya.

Selain itu, Ibas salah seorang santri juga ikut menyuarakan ketidaksukaannya terhadap mega proyek tersebut. Ia berharap pemerintah Provinsi Banten segera mengambil sikap atas persoalan yang ada dan meminta untuk berpihak kepada masyarakat.

“Warga berharap pemerintah segera menghentikan proyek tersebut, sesuai dengan keinginan masyarakat,” pungkas Ibas. [Red/Aldi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *