Tag: Siti Mufidah Rachman

Nelangsa

Oleh : Siti Mufidah Rachman Pagiku dihabiskan dengan celotehan ibu,Siangku dihabiskan melahap kue bolu,Lalu malamku dihabiskan dengan kamu. Tidurku kau rampas pada waktunya,Mataku kau renggut pada kantuknya,Entah apa yang aku fikirkan tentang kau,Senang, bahagia pun duka dan lara. Malam ini, Nelangsa telah…Read More »

Bagikan:

Batas

Oleh : Siti Mufidah Rachman Kini tampak amat jelas batasan yg dimiliki.batasan menjulang tinggi, enggan tuk diruntuhi.Kau tampak sangat Ayu, yang mencoba berujung layu, karna resah mengocok dadu.Tuhan curang, Tuhan maha tau…Angka berapa? Angka yg mana? Kecil atau besar?Semuanya pasrah!

Bagikan:

Cemilan Malam

Oleh : Siti Mufidah Rachman Ku tarik cangkir berisikan kopi, aromanya menghilir meminta bibir tuk mengukir,Senyuman fakir! Ku lirik pena diatas meja, tergores kata penuh sengsara..Dicermin, kulihat sepasang dua bola mata,Tatap saling menatap.. Kaos hitam bergambar gus dur amat jelas dipakainya.Ku tengok…Read More »

Bagikan: