Tag: Sajak

Takdirku Hanya Temu

By: Socrates Simera Dibawah langit dan bulan yang terusirSungging bibir tanpa permisi hadirTanpa pikir, jiwa mulai menjadi musafirMencari kasih yang tak hadir Musafir pikir pergi pada masa itu,Kita bertemuKita bercumbu dengan waktuKita cerita dalam satu buku Kini aku mengadu pada-MuAku merindu pada-MuNamun,…Read More »

Bagikan:

Untukmu Cah Ayu

Oleh : Aim el-hazmi Cah ayu, perempuanku…Manis dan sayangku…Imanku tak sebanyak pradugamuHingga mampu menapik rindu Hangat selalu dalam ingatankuSenyum dan tawamu…Bukan saja kala ituTapi sepanjang waktu cah ayu Cah ayu, perempuanku..Manis dan sayangku..Tetaplah seperti sediakala,Berbagi ruang dan do’a bersamaku Meskipun diantara kita…Read More »

Bagikan:

Pertanyaan – pertanyaan

Oleh : HR Mufidah Rachman Suatu hari sungai tiba-tiba menjadi ganas untuk dilewati,Tetapi langit terlihat cerah.Aku bertanya kenapa sungai tiba-tiba menjadi ganas?Semua orang juga bertanya.Kenapa sungai begitu tragis menghianati hari berlangit cerah itu?Aku bertanya – tanya.Suatu hari malam begitu indah, sangat manis…Read More »

Bagikan:

Jika

Oleh : Tatu R Hasanah Jika sunyi itu bernada, mungkin sekarang sudah terdengar dentuman dari setiap syair yang tergeletak. Jika rindu itu berbentuk, mungkin sudah terlihat jelmaan nya disetiap sudut kamarku. Jika cinta itu bernyawa, mungkin sudah kubunuh saja dia, seenaknya datang…Read More »

Bagikan:

Untukmu Siapapun Itu

Oleh : Tatu Raudhatul HasanahTuan, semakin sering kau membuatku tertawaSemakin tak ingin untukku beranjakMenjauhimu bukanlah pilihanAku tak ingin sampai terlelapMenyayangimu sudah menjadi hobikuTinggal menunggu semuanya berlaluKu utarakan kepadamu tentangkuTentang takdir yang belum setujuNampaknya aku mulai senang, singgah di istana hatimuUntukmu tuan, siapapun…Read More »

Bagikan:

Istirahatlah

Oleh : Tatu Raudhatul HasanahIstirahatlah hati, ketika kamu sudah merasa lelahIstirahatlah ! jika kamu sudah tak di anggapBukan berarti kamu menyerahHanya saja, waktu pun berhak berhenti Ketika Tuhan sudah berseru, lelahpun berhak bicaraSaat perjuangannya sudah diabaikanSaat perjalannya sudah tak lagi dihargaiBerhentilah mengharapkannyaTata…Read More »

Bagikan:

Kicau Burung

Oleh : Irmayanti BurungKicauan mu memekik telinga iniKau berkicau di atas awanKau terbang kesana kemariMemberi kabar duka hati Burung indah nan cantik sayap muKau tertawa di atas sanaMelihat ku bercucur air mata Burung andai kau dapat berkataMungkin kau akan mengejek kuKebodohan ku…Read More »

Bagikan:

Guru

Oleh : Uvinaa Mentari bersinar di ufuk timurPertanda duinia bersinarAlam semesta tersenyumAkan semangat yang kau milikiTak kenal lelah kau berjuangDemi kami penerus bangsaSemangat yang kau milikiMenggetarkan duniaKau relakan tubuhmuDemi kamiSemangat mu mengalahkanKemalasan kamiKau kobarkan sang merah putihDemi negri iniTiada kata yang terucapTiada…Read More »

Bagikan:

Waktu

Oleh : Tatu Raudhatul HasanahWaktu terus saja berjalanMenghentikan langkah-langkahkuMenyatukan serpihan kisahkuDalam diam, aku menikmati itu Waktu, sang saksi bisuTenggelam dalam kalbuMenjadikannya pemersatuUntuk aku dan kamu Waktu, mohonku satuJangan bosan dengan kelabuKarena ku tauKelabuku, akan biru bersamamu

Bagikan:

Harapku patah

Oleh : Uvinaa CeritakuMenopang indah diawal waktuPengharapan ayah ibuPemacu semangatku dikala itu Pertengahan..Mulai terkembang bias pengharapanSejuta kebahagiaan ditambah senyumanMelekat kuat seakan-akan takan rentan Mulai banyak sekali pertanyaanDengan lantang aku maju dan bergerak lepasKukatakan “akan baik untuk kedepan”Takan ada mental lapas yang terkurung…Read More »

Bagikan: