By | 18 Desember 2018

patron.id– Serang, Ketua Palang Merah Indonesia Kota Serang Adde Rosi Khoerunnisa meminta para relawan memasukan materi pokok PMR terkait penanganan dan perlakuan bagi kaum difabel atau keterbatasan fisik. Hal itu diungkapkan langsung oleh Adde Rosi saat menggadiri acara pembukaan upacara Jumpa Bakti Gembira dan Temu Karya Relawan (Jumbara TKR) ke-2. Selasa (18/12/2018) di Bumi Perkemahan Lebak Wangi Kecamatan Walantakan Kota Serang.

Menurut Adde Rosi, hal ini perlu ia sampaikan lantaran Pemerintah Provinsi Banten, terutama di DPRD, sedang merumuskan peraturan daerah (perda) terkait pelayanan disabilitas.

“Oleh karena itu bagi para keluarga dan rekan-rekan kita yang memiliki anggota difabel harus diperhatikan. Bagaimana relawan bisa menangani rekan-rekan kita yang difabel.” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten ini.

Pada kesempatan itu, masih dikatakan Adde Rosi, ia meminta para relawan untuk serius mengikuti Jumbara ini lantaran acara ini bagian dari latihan dan pematangan karena sebentar lagi mereka akan turun kelapangan melaksanakan tugas rutin yaitu bersiaga ke pelosok-pelosok daerah untuk memberikan pelayanan kemanusiaan.

Selain itu, ia juga meminta agar para relawan untuk waspada terkait cuaca menjelang akhir tahun 2018 karena iklim cuaca di wialyah Banten, terutama Kota Serang, sedang tidak baik. “Kepada seluruh pararelawan dan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan lingkungannya. Semoga kita tetap diberikan kesehatan oleh Allah SWT.” katanya.

Jumbara dan TKR bertajuk “Cerdas, Peduli dan Bersahabat” ini diikuti sekitar 1000 peserta baik dari PMI maupun PMR se-kecamatan yang ada di Kota Serang. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mensosialisasikan tentang kepalangmerahan kepada masyarakat serta ajang silaturahmi dan evaluasi pengetahuan dan keterampilan baik dari anggota palang merah remaja (PMR), korps sukarelawan (KSR), tenaga sukarelawan (TSR) tingkat Kota Serang.

Baca Juga:  Kemenpan-RB Uji Kelayakan Polda Banten

Beragam kegiatan lomba mewarnai tingkat PAUD, lomba mewarnai tingkat TK, temu teknis pembina dan pelatih baik dari peserta Jumbara maupun peserta TKR, pentas seni, workshop Managemen TDB dan Relawan, latihan gabungan simulasi penanggulangan bencana, workshop Mitigasi dan Assasment, TOT Pembina PMR, bakti sosial berupa bantuan sembako dan kebersihan lingkungan, bakti karya remaja berupa bantuan sosial pembagian tempat sampah, bazar murah, cek kesehatan gratis, donor darah.

“Bakti sosial berupa bazar pakaian murah seharga Rp 1000/ per potong. Dana yang terkumpul hasil penjualan ini akan kita kumpulkan untuk bantuan kemanusiaan terutama kepada saudara-saudara kita di Palu, Sulawesi Tengah. Bakti sosial lainnya berupa cek kesehatan gratis bagi warga Kecamatan Walantaka.” tambah Adde Rosi.

Upacara dipimpin oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang, sekaligus membuka acara Jumbara dan TKR ke-2. Usai upacara, Adde Rosi melakukan secara simbolis penyematan name tag kepada salah satu peserta Jumbara. Turut hadir perwakilan dari PMI Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota Serang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Dinas Sosial Kota Serang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Serang, MUI Kota Serang. Kemenag Kota Serang. Tagana Kota Serang. Dandim Kota Serang. Polsek Walantaka. Acara ini akan berlangsung hingga hari Kamis (20/12/2018). [Red/Royadi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *