By | 19 Mei 2020

patron.id – Serang, Ditengah masa pandemi Covid-19 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini, media sosial Facebook digemparkan oleh kelakuan seorang pemuda yang berani memotong rambutnya dengan motif unik.

Kondisi Kepala Shof Rizal

Saat dikonfirmasi oleh jurnalis patron.id terkait berita viral tersebut Shof Rijal pemuda asal Kecamatan Kasemen, Kota Serang tersebut menuturkan bahwa benar dirinya nekat memotong rambut dengan motif unik.

Pasalnya Rijal akrabnya (31) memposting ajakan untuk mengkomentari postingan Facebook miliknya, dengan dalih jika melebihi seratus ribu komentar maka dirinya akan memotong rambutnya dengan motif unik.

“Tembus seratus ribu komentar saya siap potong rambut kaya gini biar lebarannya ga beli peci lagi,” Tulis Rijal dalam laman berandanya.

Telah beberapa hari berselang Facebook Rijal kebanjiran spam komentar oleh netizen dan menembus angka yang ditulis oleh Rijal.

“Saya pikir komentar 100 ribu ga bakal tembus,eh ga taunya tembus 100 ribu lebih komentar dalam waktu 7 hari.” Kata Rijal kepada jurnalis patron.id pada, Selasa (19/05/2020).

Sesegera mungkin di keesokan harinya Rijal memenuhi keinginan netizen dengan memotong rambutnya dengan potongan unik tersebut.

Baca Juga:  Polres Serang Kota Mengadakan Serah Terima Jabatan

“Sesuai dengan apa yg saya ucapkan maka dari itu saya memenuhi janji,” ungkap Rijal

Ia juga menuturkan bahwa saat komentar tersebut mencapai angka seratus ribu lebih dirinya merasa ragu untuk memotong rambut.

“Gelisah karena belum pernah dipotong seperti bentuk peci. Mental pun harus siap. Tidak pernah ada rencana atau terfikir akan terjadi seperti ini. Saya mau  mengikuti kemauan netizen karena saya pantang ingkar janji dengan apa yg sudah saya ucapkan,”

Ia menuturkan kesenangannya setelah menjawab tantangan netizen.

“Puas dan senang karena sudah membuat netizen percaya dan merasa terhibur,”

Selain itu Rijal juga mengajak masyarakat agar lebih bijak lagi dalam menggunakan Sosial Media, dan menurutnya jika ada orang lain yang ikut mencukur seperti dirinya itu hanya sensasi.

“Harapannya harus hati-hati menggunakan sosmed jgn sampe jadi boomerang buat diri sendiri. Kalau ada orang yg mengikuti itu sih hanya cari sensasi semata.” Pungkasnya [Red/Aldi]

Bagikan: