By | 8 November 2018
Makesta IPNU-IPPNU Kabupaten pandeglang

patron.id – Pandeglang, Hidup matinya sebuah organisasi sangat bergantung pada kaderisasi. Jika kaderisasi lancar, maka organisasi tersebut bisa survive atau bertahan. Sebaliknya, jika kaderisasi stagnan, maka umur organisasi itu tinggal menunggu waktu.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sarifudin, Ketua Majlis Alumni Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (MA IPNU) Kabupaten Pandeglang, pada saat memberikan materi di depan puluhan peserta dalam acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) IPNU-IPPNU, Kamis (8/11), di Sekolah Alam Babunnajah Cisata Pandeglang, Banten.

“Kaderisasi sangat penting dan harus dilakukan secara terus-menerus agar organisasi tidak kekurangan kader. Demikian juga IPNU-IPPNU, tak boleh berhenti melakukan kaderisasi. Semakin banyak kader atau anggota, maka kita (IPNU) akan semakin kokoh yang banyak memahami nilai-nilai aswaja sekaligus mendakwahkannya,” buka Sarifudin, yang sekaligus sebagai narasumber di acara tersebut.

Terkait pengkaderan, ia memaparkan bahwa IPNU-IPPNU selalu berada di garda terdepan dan paling awal memperkenalkan NU kepada pelajar. IPNU-IPPNU-lah yang pertama kali masuk ke sekolah-sekolah untuk merekrut anggota.

Baca Juga:  Mahasiswa Cilegon Cegah Paham Antiradikalisme di Lingkungan Kampus

Setelah lulus kaderisasi di IPNU-IPPNU, lanjut Sarifudin, mereka akan aktif di berbagai organisasi sayap atau badan otonom (banom) NU yang lainnya. Dengan demikian, ia menilai sesunguhnya IPNU-IPPNU merupakan ujung tombak untuk menanamkan pondasi ke-NU-an di kalangan pelajar.

“Ini tugas mulia dan amanah yang wajib kita laksanakan. Dari sinilah banyak tokoh bahkan pemimpin bangsa muncul. Anggota IPNU-IPPNU saat ini adalah calon pemimpin NU di masa depan, dan kami harus bangga dengan itu semua,” tegasnya.

Makesta itu sendiri berlangsung selama dua hari sejak 6-7 November 2018 dan diikuti sebanyak 60 pelajar. Tak hanya itu, sejumlah narasumber dihadirkan untuk mengasah sekaligus memperluas wawasan peserta mengenai tentang kepemimpinan hingga organisasi yang berbau NU.[Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *