By | 2 Mei 2020

patron.id – Serang, Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten (SMHB) menggelar Seminar Online bertajuk ‘Gelora Dewantara’, pada Sabtu (2/5/2020). Kegiatan  menghadirkan Praktisi Pendidikan, Abdullah Ubaid sebagai pembicara utama.

Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) ini mengatakan bahwa, banyak yang harus direfleksikan pada momentum Hardiknas tersebut terutama hal-hal yang menyangkut kualitas dan sistem pendidikan di Indoensia.

Menurutnya, sejak merdeka tahun 1945 Indonesia belum menunjukan kontribusinya sebagai negara berkembang dengan prestasi yang gemilang. Hal itu dapat dibuktikan dari Indeks Pendidikan (IP) yang masih dibawah Filipina dan Thailand, angkanya hanya menyentuh 38,61 persen pada tahun 2019.

Penyebab, rendahnya IP kata dia, diakibatkan oleh rendahnya minat baca masyarakat Indonesia termasuk guru, siswa dan mahasiswa sekalipun. Hasil penelitian UNESCO, Indonesia mendapat peringkat ke 61 dari 62 negara dalam katagori minat membaca.

“Ini miris, dan kita sebagai agent perubahan harus peduli dengan masalah ini,” kata Abdullah Ubaid saat menyampaikan materi.

Baca Juga:  Saung Inggris Kanguru bersama Koreda Santuni Penghafal Al-Qur'an, Dhuafa, Yatim dan Penyandang Disabilitas

“Kualitas guru menjadi hal utama yg harus di tingkatkan, guru harus memiliki kompetensi. Seorang guru yang baik menurut saya dia yang menanamkan karakter, membangun harapan dan membangun mimpi,” Imbuhnya.

Selain itu, perlu ada evaluasi besar-besaran terhadap sistem pendidikan di Indonesia, sehingga masalah-masalah yang kerap ditemukan dapat segera terurai. Pemerintah, kata dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia ini harus menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.

“Sektor pendidikan dalam kondisi dan situasi apapun harus tetap jalan. Diawali dari pemerintah, bagaimana kebijakan pemerintah dapat bersinergi satu sama lain,” katanya.

Sementara itu, Ketua DEMA FTK UIN SMH Banten, Deri Apriyadi menjelaskan, kegiatan Gelora Dewantara adalah rangkaian acara dalam rangka memeriahkan Hari pendidikan Nasional. Tujuan diselenggarakannya Seminar Online itu tak lain agar mahasiswa mengetahui sejauh mana capaian kurikulum dan sistem pendidikan di Indonesia.

“Mahasiswa FTK yang notabene nya sebagai calon-calon tenaga pendidik harus paham betul akan arah pendidikan di Indonesia,” ujarnya.(Red/Cj-Fara Apriyati)

Bagikan: