By | 29 Juli 2020

patron.id – Serang, Pandemik Covid 19 yang masih mewabah saat ini sudah pasti membawa dampak di berbagai sektor tak terkecuali sektor ekonomi, baik di usaha mikro maupun Usaha Kecil Menengah dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Hal inilah yang mendorong Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banten menggelar Webinar dengan tema “Afirmasi Pemprov Banten Terhadap Wirausaha Pemuda Di Tengah Pandemi Covid 19”, pada Rabu (29/7/2020).

Saat Kegiatan Berlangsung

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD provinsi Banten, M Nawa Said Dimyati dan Kadispora Provinsi Banten yang diwakili oleh Trenggono Wahyu Pratomo sebagai narasumber.

A. Solahudin, Ketua PKC PMII Provinsi Banten mengatakan bahwa, dalam kondisi lesunya aktivitas usaha pemuda akibat covid-19, Pemerintah Provinsi Banten perlu mengafirmasi kegiatan wirausaha muda melalui skenario kebijakan daerah pada anggaran perubahan.

“Kalau kita lihat, pemerintah pusat sedang menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mendukung program swakelola padat karya dan UMKM”, ungkapnya saat memberikan sambutan.

Di Banten, kata Solah, mendorong kemandirian pemuda sudah menjadi amanat Perda No 10 tahun 2014 yang harus dilaksanakan.

Baca Juga:  Bantu Korban Kebakaran Rumah MWC NU dan PAC GP Ansor Baros Berikan Santunan

“Banyak pelaku usaha pemuda bangkrut hingga gulung tikar, hal itu perlu di afirmasi misalnya dengan memberikan stimulus modal usaha atau program-program pemulihan ekonomi lainnya”, lanjut Solahuddin.

Sementara itu ungkap M. Nawa Said Dimyati mengatakan bahwa, saat ini dari anggaran Pemprov yang sudah recofusing sejumlah 1.6 Triliun baru terealisaai 405 M. dan Mengenai program pemulihan ekonomi, menurut Wakil Ketua DPRD Banten, sedang dalam proses penganggaran perubahan APBD 2020.

“Pemulihan ekonomi masih di tahap pengajuan anggaran, termasuk di dalamnya wirausaha pemuda”, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Trenggono Wahyu Pratomo, yang membidangi kepemudaan di dinas pemuda dan olahraga provinsi Banten, berharap agar pemuda bisa bekerja sama dalam segala hal, terutama dalam hal wirausaha pemuda. ia mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk tetap mengakomodir dan menfasilitasi pemuda Banten.

“Kita terus berupaya untuk tetap mengakomodir dan memfasilitasi pemuda Banten, namun kita tak bisa berjalan sendiri harus ada kerjasama yang baik, pemuda harus menjadi motor pendorong dan mampu bertahan di situasi pandemi ini,” pungkasnya. [Red/LE-Aldi]

Bagikan: