By | 25 Juli 2019

patron.id – Bandar Lampung, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung menilai Indonesia darurat sampah plastik.

Hal itu diungkapkan Erzal Syahreza Aswir, Ketua PC PMII Bandar Lampung, “Sampah plastik yang ada di Indonesia sudah mengkhawatirkan,” Ujarnya kepada Jurnalis patron.id, Kamis (25/7/2019).

Aktivis kelahiran Lampung Timur ini mengajak Masyarakat tidak menggunakan kantung plastik saat berbelanja, dan berharap Masyarakat bisa sadar akan bahaya banyaknya sampah plastik,

“Plastik itu zat yang tak mudah diurai, sifatnya awet,” kata Mahasiswa FKIP Universitas Lampung ini.

Ia menilai, semua elemen harus sadar dan menyadarkan Masyarakat umum akan bahaya sampah plastik, Satu lembar sampah plastik bentuk kantung dari satu orang, kata dia, memang seperti tak berpengaruh terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Kebanggaan Seorang Asep Hudori sebagai Alumni Ponpes Al-Farhan

“Bayangkan jika jutaan Warga berfikir seperti ini, akan ada jutaan sampah kantung plastik,” Tambah Ketua PC PMII Bandar Lampung.

“Mulai dari diri sendiri, kelompok saya dan Masyarakat umum,” Tegas Erzal.

Untuk diketahui, Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per Tahun, Dari total itu, 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke Laut. Selain itu, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per Tahun atau 85 ribu ton.[Red/Mulhat]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *