By | 10 Oktober 2018

patron.id – Serang, sejumlah 26 Orang Peserta pelatihan penguatan kapasitas KP-SPAMS Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) terjun langsung kunjungi Balai Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkuring, Kabupaten Serang, (10/10).

Irham perwakilan ketua rombongan mengungkapkan, merasa cukup puas untuk study lapangan melihat sumber air, dan fasilitas umum, pamsimas yang ada di desa tersebut, pihaknya berkunjung sejak pukul 09.00 pagi hingga Pukul 13.00, dengan peserta dari Empat Kabupaten yang ada di Provinisi Banten.

“Sejauh ini peserta dari beberapa kelompok dan ibu kadis menyatakan keberadaan pamsimas disini sangat memuaskan,” ungkapnya.

Putra Konsultan Pamsimas Provinsi Banten menambahkan KP-SPAMS Sejahtera Desa tersebut sejak Tahun tahun 2012, memang dikelola secara baik dan teruji keberlangsungannya.

“melalui kegiatan ini peserta mendapatkan pengetahuan seputar Peningkatan kapasitas kelembagaan, KP-SPAMS, kelompok pengelola air minum dan sanitasi, dengan melihat langsung, ini membuktikan bahwa program ini masih jalan dan berkelanjutan, padahal di desa ini, untuk mendapatkan air perlu dilakukan pengeboran hingga Kedalaman mencapai 25 meter,” tambahnya.

Baca Juga:  Jaringan Rakyat untuk Demokrasi dan Pemilu Menolak Gerakan People Power

Senada diungkapkan Suryani Kepala Desa Sukadalam mengungkapkan, bangga dengan adanya kegiatan kunjungan tersebut.

“Saya sangat bangga, ada kunjungan, pelatihan Desa kami, untuk lebih tau mendalam tentang sampai maju air bersih di Desa kami,” ungkap Suryani

Ia juga berharap agar kedepan Desanya lebih maju dan lebih baik, bukan hanya air bersih saja tapi semua hal, pada awalnya pada Tahun 2012, Masyarakat belum menyadari Pentingnya Pamsimas, namun perlahan diberi masukan, akhirnya menyadari kebutuhan air bersih.

“Dulu sangat susah, katanya air ga bayar, yang bayar pemerintah, tapi bayar listrik untuk perawatan, tapi setelah dikasih arahan mereka sadar dan tiap bulan bayar, adapun untuk bayarannya disesuaikan dengan penggunaannya.” Pungkasnya. [Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *