By | 24 Agustus 2019

patron.id – Pandeglang, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kelompok 33 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, Desa Banyubiru, melaksanakan kegiatan pembukaan taman baca masyarakat (TBM) Go Book Smart sekaligus melaksanakan penutupan kegiatan Kukerta kelompok 33, pada Sabtu (24/08/2019).

Suasana Penutupan Kukerta Sekaligus Launching TBM

Anton Ketua Kelompok 33 Kukerta UIN SMH Banten mengatakan, dirinya bersukur sudah melakukan berbagai program kerja serta belajar bermasyarakat.

“Allhamdulillah Kita sudah berada di Malam yang ke 40 hari di Desa Banyubiru dan seluruh program kerja Kita sudah terlaksana terlebih banyak sekali pelajaran berharga bagi kita semua, maka dari itu dengan berat hati izinkan Kami untuk meminta maaf sebesar-besarnya atas segala khilafnya karna niat Kami disini hanya satu yaitu belajar bermasyarakat dan lainnya adalah bonus menurut Kami,”kata Anton

“Saya pun ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang selalu mendukung dalam proses Kita dari hari pertama hingga hari terahir ini, Saya titip Taman baca mandiri yang diberi nama Go book smart ini kepada seluruh Masyarakat Banyubiru agar tetap menjaganya,”Lanjutnya

Baca Juga:  IMIKI Cabang Banten Peringati Milad Ke-21

Kegiatan ini dihadiri oleh Masyarakat Banyubiru, Tokoh Masyarakat serta Kepala Desa Banyubiru, dan Pemuda.

Choirul akmal Pemuda setempat mengatakan, “Tak ada Mahasiswa Kukerta yang se kongkret ini, menurut Saya di Kecamatan Labuan alhamdulillah ada Mahasiswa yang mempunyai pemikiran kritis dan kreatif seperti ini, karena Saya sangat mengamati sekali keseharian sahabat-sahabat Mahasiswa hampir setiap malam Saya ngopi di Posko untuk berdiskusi dan alhamdulillah jika sahabat Mahasiswa mangamanahkan TBM ini untuk dikelola, Saya sangat siap sekali,” ungkap Choirul akmal.

Sementara itu Kepala Desa Banyubiru Sumarna, mengucapkan terterima kasih sekali kepada Mahasiswa kukerta 33.

“Insyaallah ini semua apa yang di tinggalkan Mahasiswa kukerta akan kami jaga dan Kami rawat dan untuk TBM sendiri insyaallah Saya sendiri akan membantu dan mensupport,” ujarnya

“Mahasiswa tau aja kalo Kita belum ada tbm, padahal harusnya ada dan wajib agar menambah minat baca dan wawasan anak-anak Kita” tutup Sumarna.

Kegiatan dilanjutkan dengan disahkannya TBM Sekaligus menutup Kukerta 33 Desa Banyubiru UIN SMH Banten.[Red/Aldimadagi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *