By | 23 Juli 2019

Oleh : Abdul majid

Dalam upaya pembangunan Desa untuk mendukung implementasi undang-undang Desa mesti adanya sinergisitas antar element Masyarakat terutama element Pemuda

Pemuda memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun Desa, selain memiliki fisik yang kuat, pemikiran-pemikiran yang transformatif kerap kali bersumber dari Pemuda, selain itu Pemuda mampu mengimbangi kemajuan teknologi yang semakin Pesat

banyak Tokoh yang sering menjadi inspirator, seperti Bung karno, Bung Hatta, Bung Tomo, Tan Malaka Sutan Syahrir, bahkan Mahbub Djunaidi, pemikiran Mereka kerap diadopsi oleh Pemuda, bahkan kemudian diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan didukung pendidikan dalam organisasi yang memumpuni.

Pemuda sepatutnya mampu menjadi agent of change di kalangan Masyarakat demi terciptanya tatanan kehidupan seperti yang dicita-citakan terkhusus yang termaktub dalam undang-undang 1945, selain itu Pemuda juga harus menjadi agent of social control terutama mengontrol kinerja aparat Pemerintahan di pelbagai leading sector termasuk didalamnya Pemerintahan Desa.

Baca Juga:  Ibadah Puasa Dalam Perspektif Pelbagai Agama

Selain itu Pemuda juga Sudah saatnya menjadi iron stock Pemimpin dimanapun berada, seperti halnya di pedesaan.

Lahirnya undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, merupakan dasar hukum bahwa kini Desa adalah subjek pembangunan itu sendiri, artinya kegiatan dan kelembagaan kepemudaan Desa harus menjadi media yang efektif untuk berkumpul, saling berbagi inspirasi dan membuat kreatifitas, memajukan Desanya.

Jiwa muda yang terus kita rawat menjadi modal Kita untuk lebih baik lagi membangun Desa, karena Desa adalah ujung tombak daripada Negara, tanpa semangat Pemuda Desa cita cita Negara mungkin hanya mimpi belaka.

Editor : Rahmat

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *