By | 24 Juni 2020

patron.id – Serang, Pemerintah Kota Serang kembali meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ketiga kali atas laporan keuangan Kota Serang tahun 2019 yang dilakukan oleh BPK Perwakilan Provinsi Banten, di gedung BPK Perwakilan Provinsi Banten, Palima, Serang, pada Rabu, (24/6/2020)

Walikota Serang Syafrudin bersyukur karena meraih WTP atas laporan keuangan Pemkot Serang ke tiga kalinya.

“Alhamdulillah pada hari ini Pemkot Serang mendapatkan WTP yang ketiga kali. Ini salah satu kembanggaan karena WTP salah satu tolak ukur pengelolaan keuangan Pemkot Serang ini sudah mendekati kebenaran. Ini juga berkat kerjasama dari berbagai unsur. Namun tetap ada kekurangannya,” kata Syafrudin, saat ditemui patron.id usai acara penyerahan hasil laporan keuangan.

Ia mengatakan Pemkot Serang siap melakukan perbaikan atas catatan dan temuan-temuan permasalahan yang diberikan oleh BPK Perwakilan Provinsi Banten.

“Kemudian kami juga menerima temuan-temuan yang jadi catatan BPK, dan kami siap menyelesaikan menindaklanjuti dalam waktu dekat ini. Tujuan Pemkot Serang tidak lain dari kesejahteraan masyarakat sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Menurut Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Agus Khotib mengatakan meski Pemkot Serang meraih WTP, pihaknya juga telah menemukan beberapa permasalahan keuangan yang dilakukan Pemkot Serang, diantaranya pengendalian pengelolaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) pada Dinas Pendidikan yang belum memadai.

Baca Juga:  Polres Serang Kota Mengadakan Serah Terima Jabatan

“Anggaran belanja dana BOS tidak berdasarkan RKAS. Realisasi belanja dana BOS sebagian menggunakan uang pribadi. Dana BOS digunakan untuk pengadaan aset tetap namun tidak dilakukan pencatatan aset tetap,” kata Agus saat memberikan sambutanya.

Meski demikian, lanjut Agus, Kota Serang mampu mempertahankan opini WTP yang telah diperoleh pada tahun sebelumnya. Hal tersebut menunjukan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen pemerintah daerah untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik.

“Oleh karena itu kami berharap agar pimpinan pemerintah daerah kabupaten/kota dapat melaksanakan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, ekonomis, efisien, efektif, transparan dan akuntabel,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada kesempatan tersebut Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang juga meriah WTP hasil dari laporan keuangan yang dilakukan BPK Perwakilan Provinsi Banten. [Red/Roy]

Bagikan: