By | 28 Juli 2020

patron.id – Serang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serius memacu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa lolos standar minimarket waralaba. Upaya tersebut terbukti dengan melakukan memorandum of understanding (MoU) bersama PT. Indomarco (Indomart), pada Selasa (28/7/2020).

Tentunya hal tersebut tidaklah mudah guna memenuhi persyaratan yang ditetapkan, mulai dari merk, pangan industri rumah tangga (PIRT), halal disaji dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), izin kesehatan, dan masa berlaku produk.

“Kemudian seleksi terakhir itu pun rasanya harus enak. Jadi semuanya itu harus lengkap syarat standarnya, maka dari sekitar 40 UMKM hanya 17 produk yang terseleksi memenuhi syarat yang lain masih kurang. Dari 17 produk itu dari 12 UMKM, untuk satu UMKM memproduksi satu sampai dua produk,” ungkap Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Abdul Wahid melalui keterangan tertulisnya.

Diketahui, ada 17 produk dari 12 UMKM berupa makan ringan meliputi Keripik singkong aneka keripik family, MR macaroni (MR Food) original, MR macaroni (MR Food) balado, Ubi balut coklat, dark coklat, , Keripik bawang aneka keripik family, Kropcok original, Aroma rangginang gulung, Emping aneka rasa, Emping aneka rasa bawang, Keripik pisang coklat, Akar kelapa, Keripik sukun, Cipuk pedas, Cipuk asin, Toti slondok, dan Kopi abah.

Baca Juga:  Buruh PT.Prima Makmur Mogok Kerja Lantaran Haknya Tak Dipenuhi

“Kita mengharapkan kepada pihak Indomart bagi produk UMKM yang sudah masuk agar di akomodir diberi kesempatan dengan syarat yang sudah terpenuhi. Jadi kita (Diskoperindag) juga punya program halal, maka pelakuk UMKM pasti kita bantu,” terang Abdul Wahid.

Dengan masuknya produk UMKM ke Indomart, sebutnya, merupakan langkah awal memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk lebih serius mengembangkan usahanya.

“Mudah-mudahan dapat memacu semangat pelaku UMKM untuk bisa memenuhi syarat Indomart, karena standar seperti supermarket lainnya,” paparnya.

Pada Senin, 27 Juli kemarin, pihaknya telah mengundang kembali para pelakuk UMKM yang produknya masuk standar Indomart untuk memantapkan agar lebih serius.

“Ibu Bupati Serang semangat memberi bantuan, mudah-mudahan bisa mendorong maju kebanggaan pelaku UMKM bukan hanya di warung dipasarkan tetapi juga di indomart. Diharap juga bisa sampai keluar Banten ketingkat nasional kalau produknya laku dipasaran,” katanya.

Kendati demikian, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap agar segera terwujud dalam membantu para pelaku UMKM. Dengan majunya UMKM berdampak akan merekrut tenaga kerja.

“Berapa ribu menyerap tenaga kerja lokal kalau setiap UMKM maju menjadi besar, ini tujuan ibu bupati memajukan UMKM dna menekan menyerap tenaga kerja,” imbuhnya.

Seraya memastikan, untuk launching produk UMKM masuk minimarket tersebut hendak dilaksanakan awal atau pertengahan Agustus 2020.[Red/Setiadi]

Bagikan: