By | 19 Februari 2019

patron.idSerang, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU menggelar pelepasan kontingen Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Banten, Perkemahan Pramuka Penggalang Ma’arif NU Nasional (PERGAMANAS) Tahun 2019, retusan siswa dan siswi dari beberapa sekolah di Provinsi Banten akan mengikuti kegiatan yang akan berlangsung dari 19 hingga 23 Februari 2019. Pelepasan dilakukan di Sekretariat PWNU Provinsi Banten, Kemang, Serang, Selasa (19/02)

Ratusan Peserta Pergamanas

Rohmat Alam Ketua pelaksana menjelaskan, untuk pertama kali LP Ma’arif akan segera mengibarkan sayapnya melalui kegiatan PERGAMANAS yang akan diadakan di Cibubur,

“Di Banten ini baru sekarang Ma’arif sedang akan berkibar dengan event PERGAMANAS yang ditempatkan di Cibubur, maka dari itu kami meminta dukungannya dari masyarakat khususnya di Banten dengan bumingnya Ma’arif di Banten ini mudah-mudahan banyak juga dukungan dari para ulama-ulama Banten, lembaga-lembaga pesantren, yayasan-yayasan yang berafiliasi pada Nahdlatul ulama,” Jelas Rohmat kepada patron.id

Baca Juga:  KKM Kelompok 60 Unsera Kembali Membuka Ruang Usaha di Sindangsari

Rohmat menambahkan Nahdlatul Ulama adalah sebagai pilar bangsa, melalui lembaga pendidikan yang berafiliasi Ahlussunnah Waljama’ah, generasi muda akan ditempa dengan kurikulum paham aswaja dibawah lembaga pendidikan Ma’arif.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Ketua umum LP NU Banten H. Abdul Basit mengatakan, LP Ma’arif yang ada di Banten juga merupakan bagian dari struktur pusat mulai dari PB NU yang diikuti oleh wilayah-wilayah secara struktural se-Indonesia,

“Tugas LP Ma’arif yaitu melakukan pembinaan-pembinaan terhadap lembaga-lembaga pendidikan yang diasuh oleh para pimpinan pondok pesantren atau lembaga pendidikan yang memang dibawah naungan NU,” ungkapnya.

Ia berharap agar LP Ma’arif NU bisa menjadi lembaga yang diharapkan

“Semoga dengan demikian LP Ma’arif NU menjadi suatu lembaga yang betul-betul diharapkan oleh masyarakat Nahdlatul ulama khususnya dalam hal penataan lembaga pendidikan yang formal.” Pungkasnya [Red/Baihaqi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *