By | 23 Mei 2019

patron.id – Serang, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (PK PMII UIN SMH) Banten menggelar acara Pelantikan Akbar Rayon  dan Talkshow Kaderisasi dengan membesut tema Revitalisasi Gerakan untuk Menumbuhkan Kader yang Berideologi dan Berwawasan Global di Gedung KNPI Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kamis, (23/5/2019).

Narasumber dalam Talkshow tersebut Asep Najmutsaqib Direktur Kolase Nusantara, dan Iqbal Arrajabi Pengurus Koordinasi Cabang PMII Provinsi Banten.

Asep Najmutsaqib mengatakan, bulatkan niatnya sejak sekarang dan harus siap menanggung beban, resiko, dan keluh kesah di PMII.

“Yang harus diperbaiki dalam suatu organisasi yaitu mental, mental saling tolong menolong, mental saling besar membesarkan, dan jangan saling menjatuhkan. Karena percuma kita cerdas dalam suatu organisasi kalau mental kita lemah,” ujarnya.

Ia memaparkan lebih jauh seyogya pengurus itu harus bisa mengurus dan mengayomi.

“Kita harus rela berkorban untuk organisasi kita, jangan ada rasa takut ketika sudah masuk PMII, harus bisa menjaga nama baik organisasi dan kurang-kurangi ghibah sesama pengurus dan harus mampu tampil berargumen dengan kelompok lain sekaligus memperbaiki lagi dalam gaya berbicara,” paparnya.

Baca Juga:  PKBM Insan Madani Motivasi Siswa Kesetaraan Gelar MPSK

Sementara itu, Iqbal Arrajabi  menuturkan, tidak perlu pengurus komisariat dan cabang mengatur pengurus rayon, yang dibutuhkan hanya sesuatu yang baru dan tidak melanggar  peraturan organisasi.

“Saya rasa tataran rayon sudah harus berani dan mempunyai karakter masing-masing dan mempersiapkan apa yang harus kita siapkan dan tetap eksis dalam berorganisasi dalam artian kita harus mampu berbicara di hadapan orang banyak,” tuturnya.

Ia berharap seluruh jajaran kepengurusan yang dilantik mendapatkan ridho dari Allah SWT.

“Semoga dengan kepungurusan yang baru ini bisa menjadi jembatan menuju keridhoan Allah SWT dan terus mampu mensyiarkan ideologi Ahlusunnah Waljama’ah,” pungkasnya. [Red/Baihaki]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *