By | 12 Mei 2020

patron.id – Lebak, Jembatan satu-satunya yang menghubungkan dua Kecamatan di Kabupaten Lebak cukup memprihatinkan untuk dilalui halayak ramai

Jembatan penghubung antara Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Gunung Kencana dinilai warga cukup berbahaya dan berpotensi menjadi semakin besar kerusakannya bila tidak segera diperbaiki

Keadaan Jembatan Berlubang, Lebak

Rio Supriatna salah satu warga sekitar jembatan tersebut mengungkapkan bahwa, jembatan berlubang ini disebabkan karena setiap hari dilintasi puluhan truk muatan pasir basah yang angkutannya melebihi kapasitas kekuatan jalan berasal dari lokasi tambang pasir yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Banjarsari

“Jembatan yang terletak di Kampung Keusik itu statusnya merupakan jembatan Kabupaten, Kekuatan jembatan tersebut hanya mampu menahan beban untuk muatan kendaraan berbobot 8 ton, tapi yang melintas ini lebih dari itu. Untuk truk pasir saja kalau muat basah itu beratnya bisa mencapai 40 ton, ya pantas saja mudah rusak karena memang overtonase” Ungkap Rio Supriatna, pada Selasa (12/5/2020)

Baca Juga:  Messi Akan Ke Manchester City, Aguero Rubah ID Instagramnya

“Lubang yang berdiameter kurang lebih 1 meter tersebut semakin hari semakin membesar. lebih baik pemerintah cepat memperbaiki jembatan tersebut dari pada harus menunggu membesar dan menimbulkan korban, bukanya lebih baik sedia payung sebelum hujan,”Imbuhnya

Rio Supriatna juga  berharap Dinas PUPR Lebak secepatnya memperbaiki jembatan tersebut, dan meminta pemerintah Kabupaten Lebak untuk menindak truk yang melanggar aturan.

“Truk muatan pasir basah dan overtonase ini kan melanggar aturan. Untuk itu harus ada tindakan tegas dari pihak terkait.” pungkasnya[Red/Aswari]

Bagikan: