By | 4 Oktober 2018

patron.id – Tangerang, Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Provinsi Banten, Menyoal kebohongan Ratna Sarumpaet, ajak Kaum muda milenial berhati-hati dan lebih bijak menggunakan media sosial (medsos).

Yanuar Prastyo Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gemasaba Banten mengungkapkan, kebohongan Ratna Sarumpaet yang hampir memecah belah Bangsa Indonesia patut dijadikan pijakan agar generasi milenial bijak dalam menggunakan medsos, Kamis (4/10).

“Mari kita lebih bijak bermedsos agar kita tidak menjadi korban, atau perangkap orang lain yang memang ingin memanfaatkan kita untuk memecah belah Bangsa. Kasus Ibu Ratna mesti kita jadikan contoh buruk.” Ungkapnya.

Menurut Yanuar, belajar dari kasus tersebut sebaiknya setiap foto, video, berita maupun informasi bentuk lainnya yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tidak langsung dipercaya ataupun dishare.

Baca Juga:  Kawal Pemilu 2019, Mahasiswa Kunjungi Kantor KPU

“Cek dan ricek menjadi penting agar kita tidak menjadi korban. Kalaupun kita ragu dengan isi berita yang ditampilkan, lebih baik tidak ikut mempercayai atau menshare,” imbuhnya.

Ia meminta semua generasi muda di Kota Tangerang lebih bijak dan cerdas menyikapi setiap berita yang beredar di Medsos, mengingatkan tujuan menggunakan Medsos untuk eksistensi diri dan pembentukan citra diri, Bukan citra orang lain.

“Saya yakin, generasi milenial Kota Tangerang tidak mau masuk perangkap, tidak ingin menjadi penyumbang kehancuran bangsa, tidak ingin menjadi korban permainan elite politik yang tidak beretika.” Pungkasnya. [Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *