By | 27 September 2020

patron.id – Serang, Rijalul Ansor Provinsi Banten menggelar Halaqoh Kiai Muda yang bertajuk, Merawat Intelektualisme Pesantren dan Meneguhkan Sikap Kebangsaan Untuk Indonesia Kuat, di gedung Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama Provinsi Banten, Pada Sabtu (26/9/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ahmad Nuri selaku Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Banten, seluruh Pimpinan Cabang (PC) Kota/Kabupaten Rijalul Ansor se-Provinsi Banten dan Seluruh Pimpinan Cabang (PC) Kota/Kabupaten GP Ansor se-Provinsi Banten.

KH. Hamdan Suhaimi selaku ketua PW Rijalul Ansor mengharapkan agar seluruh alumni pesantren dapat mengamalkan ajaran-ajaran Kitab Kuning yang di ajarkan di pesantren melalui Rijalul Ansor.

“Persepsi hemat saya adalah semua alumni pesantren  yang berintelektual dan mampu memahami kutub turats karangan para imam salafus sholeh dan mengamalkannya tentunya.” Ucapnya

Selain itu ia menegaskan bahwa para Kiai muda perlu memahami terkait perkembangan zaman.

“Para Kiai muda harus paham dan memahami era zaman sekarang, yang di mana perkembangan zaman begitu pesat dan namika sosial umat slam yang mengakibatkan pergeseran sikap  cara pandang mereka terhadap ilmu agama. Syariat islam dituntut menjadi sebuah ajaran yang komprehensif di sertai kebenaran yang yang cenderung rasional . Para kiai muda jangan sampai  menutup mata mari kita melek mata dan buka matanya bahwa hari ini modernitas, globalisasi dan di era disriuption budaya adalah sebuah realita yang nyata, dan kehadirannya harus kita terima sebagai kiai muda yang terhimpun dalam rijalul ansor dan itu untuk dihadapi dan di selesaikan masalah ataupun problem -problemnya.” Tegasnya

Selain itu Kiai muda perlu menjadi penggerak untuk memberikan pemahaman agama dari pesantren kepada khalayak banyak.

“Dan kita sebagai kalangan pesantren sudah selayaknya memperhatikan zaman ataupun fenomena sekarang ini, intelektual muslim terutama para Kiai muda yang sudah terorganisir dalam naungan rijalul ansor dalam kapasitasnya memiliki peran strategis menjadi motor pengangkut informasi agama dari pesantren kepada publik ataupun masyarakat.” Ucapnya

Baca Juga:  DPR RI Apresiasi Bupati Serang Perjuangkan Nasib Honorer

Wakil Ketua Rijalul Ansor Provinsi Banten, Suryadi menjelaskan bahwa, ajaran para ulama harus tersosialisasikan dengan baik.

“Hukum-hukum yang sudah terkondisikan dari kajian para ulama salafu as -shalih dalam kitab kuning atau istilah zaman sekarang adalah kutub turats harus diupayakan tersosialisasi dengan baik, Hal ini sangatlah penting diwujudkan, Untuk memantapkan eksistensinya salah satu media dakwah di tengah-tengah umat dan Kiai-Kiai muda yang terhimpun dalam Rijalul Ansor harus bergerak cepat untuk melakukannya sebagai regenerasi para ulama.” Katanya

Ia juga menegaskan terkait kehadiran Rijalul Ansor di Provinsi Banten semata-mata untuk menuntun masyarakat pada Ilmu Agama yang konsisten dan seimbang.

“Rijalul ansor provinsi banten hadir menjawab problematika sekarang ini, yang dimana masayarakat mulai silau dengan gegap gempitnya moderernitas, membutuhkan tuntunan ilmu agama agar mampu menjalankan kehidupan sosial sosial keagamaan, supaya mereka lebih konsisten dan seimbang. sudah menjadi Tugas Rijalul Ansor Provisi Banten sebagai kiai muda dan generasi ulama masa depan agar menyuarakan ilmu agama melalui berbagai media. Dan salah satunya yang paling efektif adalah melalui media tulisan dan ceramah-ceramah agama divirtualkan. Rijalul ansor provinsi banten harus mampu merumuskan dan mempublikasikan hasil-hasil rumusan para ulama yang merupakan salah satu upaya ruang dakwah ini, di samping mauidhoh hasanah dan cara- cara yang lainnya.” Pungkasnya

Zaman terus berkebang dan kini eksistensi kitab kuning dalam sorotan, maka dari itu Rijalul Ansor hadir untuk.

“Melestarikan prinsip-prinsip klasik dan bersikap adoptif, selektif terhadap nilai-nilai praktis kekinian.” Pungkasnya [Red/LE.Aldi]

Bagikan: