By | 20 Desember 2019

patron.id – Kota Serang, Masyarakat keluhkan akses jalan yang terputus dan tidak memadai di pos perlintasan kereta api, yang berada di Kampung Pabuaran, Desa Unyur, Kecamatan Kasemen, dan menilai itu tidak memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara, atau masyarakat yang melintas.

Dani yang berprofesi sebagai OJOL (Ojek Online), mengatakan, agar diberi akses jalan yang memadai, dan nyaman.

“Kalau bisa sih dikasih akses jalan yang memadai jangan di portal begitu, jadi disambungin gitu biar masyarakat lalulalang juga nyaman,”ujar Dani saat di wawancarai Jurnalis patron.id Pada, Jum’at (20/12/2019).

Ia juga menambahkan, bahwa Ia seing melewati jalan tersebut

“Sering sih kalau saya mah kan namanya gojek bulak balik aja gtu, jadi kalau bisa di bagusin, biar aman juga masyarakat melintasnya,” harapnya.

Sementara itu, Tabrani masyarakat Pabuaran penjaga akses jalan, di pos perlintasan kereta api ini mengatakan.

Baca Juga:  Antusias Masyarakat Sepring Kota Serang Peringati HUT RI 75

“Ada 12 orang yang jaga, jadi gantian setiap 1 jamnya, dari masyarakat sekitar, yang penting aman dulu kasian buat yg lewat sini, biar ga berbahaya sama kereta makanya di jaga,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, akses jalan yang terputus ini, karena belum ada izin dari Kereta Api Indonesia (KAI).

“Saya sih kurang tau, tapi katanya sih, akses jalan yang terputus ini karena Izin dari pihak KAI belum ada, jadi susah,”tuturnya.

Tabrani menambahkan, banyak masyarakat yang mengakses jalan ini.

“Yang sering lewat itu dari mana-mana, pokoknya orang dari Perumahan Taman Banten Lesatri (TBL), dari Banten Indah Permai, yah dari mana-manalah pokoknya, yang kerja  di Cilegon sering lewat juga ke sini,”pungkasnya. [RED/ILYAS]

Bagikan: