By | 28 September 2020

patron.id – Serang, Di tengah situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda Indonesia, sama sekali tidak meruntuhkan semangat anak bangsa untuk berkarya, seperti para mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang berhasil menciptakan prototipe mobil listrik, Pada Senin (28/9/2020).

Mobil listrik yang diberi nama Formula Untirta tersebut, dibuat oleh tim mahasiswa Pendidikan Vokasional Teknik Mesin Untirta dengan proses pembuataan yang terbilang unik namun tetap profesional.

Seluruh proses pembuatan mobil listrik tersebut tersebut, kurang lebih menghabiskan biaya hingga Rp.50 juta.

Dalam proses pembuatan para mahasiswa membutuhkan waktu 1 tahu, selain itu, kecepatan mobil tersebut dapat ditaksir bisa mencapai 57 kilometer perjam dengan jarak tempuh hingga 15 kilometer dan memiliki tenaga dari motor listrik yang disalurkan ke batrai berkapasitas 48 volt 60 ampere.

Berbeda dengan mobil listrik yang sudah ada, produk karya mahasiswa tersebut memiliki cara kerja tergolong sederhana. Otak mobil berada di kontroler yang mengatur kelistrikan untuk motor listrik dan komponen kelistrikan lainnya. Panjang kendaraan 2,5 Meter dan lebar 130 Centimeter.

Baca Juga:  Mahasiswa KKM 14 Uniba Bersama Warga Lawaan DBD

Ketua Tim pembuatan Mobil Listrik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Ridwan Nurhalim, mengatakan, mobil buatan mereka didesain menyerupai mobil Formula One dan hanya bisa menampung satu orang saja.

“Mobil yang didesain menyerupai Formula One itu hanya bisa menampung satu orang. Bodinya menggunakan fiber, rangka terbuat dari besi, serta ban menggunakan diameter 20 centimeter.” Ucap Ridwan Nurhalim, pada Senin (28/9/2020).

Ridwan Nurhalim juga mengatakan, mobil itu juga sekaligus sebagai proyek tugas akhir perkuliahan timnya.

“Mobil ini juga sekaligus hadiah untuk tugas akhir perkuliah kami bersama tim.” tambahnya

Dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) Dase Erwin Juansah, sangat menyemangati mahasiswa dalam mengembangkan mobil listrik tersebut.

Sementara itu, Ketua Jurusan Pendidikan Vokasional Teknik Mesin Untirta, Sulaeman Deni Ramdani, mengungkapkan, dengan biaya produksi rendah, ia berharap hasil karya para mahasiswanya itu bisa dikembangkan.

“Saya berharap karya mahasiswa Untirta ini mampu dikembangkan kedepannya, dengan begitu bisa digunakan sebagai alat transportasi dengan desain yang baru.” ungkap Sulaim. [Red/Aswari]

Bagikan: