By | 28 Maret 2019

patron.id – Serang, Ratusan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, turun aksi terkait Insfrastruktur kampus tidak memadai, diduga akibatkan kematian Levi, di kampus 1 UIN SMH Banten, Serang, Kamis, (28/3/2019).

Massa aksi terkait fasilitas Kampus

Faruk, kordinator lapangan menegaskan, aksinya dilatarbelakangi oleh fasilitas yang tidak memadai, dan diduga sebabkan kematian Levi

“Buruknya insfrastruktur kampus sampai menelan korban jiwa, pada Senin 25 maret 2019 lalu, Levi anak kesayangan pemilik kantin pelangi telah meninggal dunia di duga tersetrum aliran listrik di toilet samping gedung UKM, silahkan teman-teman lihat sendiri pantas tidak disebut toilet, ternyata di kampus kita nyawa tak semahal toilet.” Tegasnya dalam orasi

Ia meminta pihak Rektorat untuk memperbaiki Infrastruktur Kampus

“Kita menuntut bahwasannya untuk pihak rektorat harus memperbaiki fasilitas yang ada di Kampus, terkait WC, Ac, Wifi, dan juga sarana prasarana pertama gerbang belakang, kenapa kita menuntut gerbang belakang agar di buka karena mahasiswa dan mahasiswi kebanyakan yang tinggal di belakang kampus, kondisi dilapangan bahwasannya banyak mahasiswi yang loncat gerbang belakang artinya kan mahasiswi ini kan adalah perempuan yang dimana mereka harus hati-hati harus di jaga ketika lompat gerbang,” Ungkapnya

Baca Juga:  Unras FPUB : RUU Ketahanan Keluarga Mendeskriditkan Perempuan Dalam Ruang Publik

Ia menambahkan terkait penggunaan aula yang dikomersilkan

“kami menuntut untuk aula rektorat ini untuk dipergunakan dengan baik untuk mahasiswa jadi tidak di komersialisasikan,” Tambahnya

Ia berharap Pihak Rektorat UIN SMH Banten mengamini yang diharapkan Mahasiswa.

“Kami meminta agar bapak Rektor, bapak Fauzul Iman menyepakati apa yang sudah kita harapkan ini dari mahasiswa bukan dari siapa-siapa agar kampus kita lebih baik lagi, agar kampus kita enak semua akses bisa dipergunakan dan nyaman.” Pungkasnya.[Red/Baihaki]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *