By | 25 Februari 2019

patron.idSerang, Hendriyana, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, berhasil meraih penghargaan sebagai Duta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nasional 2019 dalam acara pra-Kongres dan Musyawarah Wilayah III Jateng-DIY Forum Komunikasi Nasional (Forkomnas), yang berlangsung sejak 21 hingga 23 Februari di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto.

Hendriyana dan Sitta Channa Finalis Duta KPI Nasional 2019. [patron.id]

Tak hanya Hendriyana, acara pra-kongres yang diselenggarakan tiap dua tahun sekali ini juga menetapkan Sitta Channa dari IKHAC Mojokerto sebagai finalis Duta KPI Nasional 2019.

Sebelum di nobatkan menjadi Duta KPI Nasional, ada beberapa tahapan yang harus dilalui Hendri bersama para finalis lainnya di antaranya seleksi tertulis dengan cara membuat karya tulis dengan tema “Dari KPI Untuk Indonesia”. Kemudian dilanjutkan pada sesi wawancara yang dipimpin langsung oleh Pengurus Pusat Forkomnas dan Duta KPI Nasional 2018, Dyah Tribuwana.

“Setelah diumumkan finalis 3 besar duta KPI Nasional, saya bersama finalis yang lain naik ke atas panggung kemudian memaparkan karya tulis hasil pribadi dan menampilkan bakat masing-masing,” kata Hendri, saat dihubungi melalui pesan whatsapp, Senin (25/2/2019).

Dalam karya tulisnya, Hendri mengangkat judul “Mahasiswa KPI Pelopor Anti Hoax“, salah satu pemaparannya adalah ingin lebih mendedikasikan apa itu hoax dan bagaimana penanganan untuk hoax dengan cara meningkatkan budaya literasi, salah satunya literasi media dan literasi membaca.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Revolusi Mental 03 Gelar Sosialisasi Indonesia Bersih

“Tujuan saya sebenarnya hanya satu, saya ingin menangkis penafsiran orang terhadap jurusan KPI bahwasanya lulusan KPI nantinya akan menjadi seorang Da’i. Sebenarnya kita sama saja seperti jurusan ilmu komunikasi pada umumnya tapi KPI itu lebih spesial, karena ada kata penyiaran islam artinya selain mempelajari tentang dunia komunikasi (broadcasting), kita juga mempelajari tentang komunikasi keislaman. Karena bersyiar itu bisa melalui mimbar, lembar dan layar,” terangnya.

Ia mengatakan tidak menyangka akan meraih penghargaan sebagai duta KPI Nasional 2019. Sebab niat awal Hendri hanya sekedar berpartisipasi untuk mewakili kampusnya di tingkat nasional, tidak ada target lain.

“Enggak nyangka bisa kepilih, karena niat saya sih sebenarnya cuma ingin ikut berpartisipasi saja untuk mewakili jurusan di tingkat nasional. Saya kira yang akan terpilih itu dari UIN Raden Fatah Palembang eh ternyata UIN Banten,” ungkap Hendri, yang juga diakui sebagai Duta KPI di kampusnya.

Atas prestasi yang diraih Hendriyana di tingkat nasional membuat Ketua Jurusan KPI UIN SMH Banten, Muhibuddin, turut bangga. Ia mengatakan bahwa pihaknya merasa bangga karena mahasiswanya berhasil mempertahankan Gelar Duta KPI Nasional selama 2 tahun berturut-turut, “Selamat untuk Hendriyana dan selamat untuk semuanya,” kata Muhibuddin.

Apresiasi lainnya datang dari Sekretaris jurusan KPI SMH Banten, Tubagus Nurwahyu. Bahkan ia mengungkapkan kegembiraannya dengan menuliskan pesan berantai di grup whatsapp KPI UIN SMH Banten.

“Alhamdulillah, selamat semoga menjadi pengalaman yg bermanfaat. KPI UIN BANTEN SIAP MENUSANTARA,” tulisnya. [Red/Aldi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *