By | 10 Desember 2019

Patron.id – serang, Beberapa Organisasi Kemahasiswaan Serang Gelar Unjuk Rasa Peringati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional Di Lampu Merah Ciceri, pada Selasa (10/12/2019).

Mahasiswa yang berunjuk rasa  menyoal terkait Pasca Meletusnya  Perang Dunia Ke 2, Pada Tgl 10 Desember 1948 Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) Deklarasikan Sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam unjuk rasa tersebut masa aksi Menilai Bahwa Isu HAM Hanya dijadikan letupan-letupan di Jakarta dan  daerah,  Pemerintah Sampai Saat Ini Tidak bisa Membuktikan Penyelesaian nya Muhammad Ishak Humas Aksi mengungkapkan  “Kasus Yang Lama Munir, Marsinah, Wiji Thukul , dan Kasus Yang Baru Kemaren 5 Kawan Kita Di bunuh Membela Kebenaran” tuturnya saat wawancara jurnalis patron.id di sela-sela unjuk rasa.

Baca Juga:  IMIKI Banten Bantu Korban Banjir Bandang Di Sajira Kab.Lebak

Adapun tuntutan  yang di suarakan pada unjuk rasa  :

  1. Tolak Dan Cabut Rancangan Undang-undang Anti Rakyat
  2. Tolak Subsidi Dan BPJS Yang Merugikan Rakyat
  3. Tuntaskan Kasus Represifitas Kepada 5 Kawan Masa Aksi

Muhammad Ishak selaku Koordinator unjuk rasa menilai bahwa pemerintah tak berpihak kepada rakyat.

“Pemerintah Hari Ini Pasis  atau Anti Rakyat Hanya Membuka Karpet Merah Untuk investor mencekik kaum pekerja” tegasnya

Untuk diketahui adapun Organisasi Mahasiswa Yang Ikut Gelar Aksi Sekolah Mahasiswa Progresif (Sempro), Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP), Sekolah Gerakan Mahasiswa Indonesia (SGMI) dan Serikat Mahasiswi Nasionalis Demokratik (SWOT).[Red/bahri]

Bagikan: