By | 28 Juli 2020

patron.id – Serang, Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Aksi Mahasiswa Serang Raya lakukan konferensi pers dan melayangkan surat terbuka kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), mendesak agar segera mengeluarkan kebijakan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berlangsung di Pendopo Alun-alun Barat Kota Serang, pada Selasa, (28/7/2020).

Aliansi yang tergabung dari BEM Universitas Primagraha, BEM UPI Serang, BEM KBM Untirta, Uniba, BEM Unsera, BEM Falatehan, FMN Untirta, UMC, Sempro Uin, IMALA Serang Raya, Kumala Serang, SDMN Untirta, Seruni Untirta, Kumaung Serang, dan PMII Untirta melayangkan surat terbuka berisikan tuntutan dan riset penelitian.

Dengan adanya surat terbuka dan konferensi pers diharapkan tuntutan yang disuarakan dapat di kabulkan. Hal tersebut dikatakan oleh Rizal Hakiki, selaku koordinator lapangan.

Baca Juga:  Imala Gelar LMO-TD Ciptakan Kader Militan

“Kami mengharapkan adanya itikad baik dari kemendikbud selaku yang memegang otoritas penuh terkait pendidikan di indonesia untuk melakukan pembebasan UKT di semester berikutnya khususnya di kota serang,” ujarnya.

Hasil riset dan penelitian yang dilakukan JAWARA juga mengemukakan kondisi ekonomi yang dialami oleh mahasiswa dan orang tua di Kota Serang memprihatinkan yang di sebabkan pandemi global dan krisis yang melanda hampir seluruh dunia.

“Penelitian ini kami lakukan selama dua minggu sejak aliansi ini terbentuk dan menghimpun data-data dari setiap kampus, data kuisioner yang di sebarkan menunjukan kemampuan ekonomi dari setiap mahasiswa dan orang tua nya merosot secara signifikan, ini yang menjadi dasar kami melakukan penuntutan pembebasan UKT kepada kemendikbud,” pungkasnya.[Red/Setiadi]

Bagikan: