By | 13 April 2020

patron.id – Serang, Lumpuhnya kegiatan belajar mengajar di lingkup kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Serang, sejak dikeluarkannya surat lintruksi nomor 001 tahun 2020, Pada (17/03/2020) tentang penyesuaian sistem kerja pegawai dilingkungan Universitas Pendidikan Indonesia dalam Antisipasi penyebaran Covid-19 yang semakin meluas dengan sosial distancing dan psikal distancing.

Membuat seluruh mahasiswa dan civitas akademik menjalankan pembelajaran serta pekerjaan dari rumah.

Mahasiswa perantau UPI Serang

Faktor durasi sosial distancing dan psikal distancing yang cukup lama, membuat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPI Kota Serang melakukan pendistribusian sembako untuk mahasiswa UPI yang terjebak di Kota Serang karena Pandemi Covid-19.

Encep Supriatna selaku Wakil Direktur UPI kampus Serang menuturkan  Ia akan membantu mahasiswa yang terjebak karena Pandemi Covid-19.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa yang Belum Bisa Pulang kerumahnya masing-masing Karena Di daerahnya sudah diberlakukan PSBB.”  ujarnya

Baca Juga:  Geger Tangkapan Layar Mahasiswa Untirta Positif Covid-19

Di Tempat yang sama Riska Mahira  ketua BEM UPI Serang Juga membenarkan bahwa pihaknya  lembaga  UPI Serang telah melakukan beberapa kegiatan penanganan Covid-19  bagi mahasiswa luar Kota Serang yang terjebak di Kota Serang.

“Memberikan pelayanan cek kesehatan gratis, membagikan vitamin C, Masker dan Hand Sanitizer, Subsidi kuota bagi Mahasiswa senilai Seratus Ribu Rupiah per-bulan dan memberikan bantuan berupa bahan makanan pokok bagi mahasiswa yang masih tertahan di kostan karena rumah mereka berada pada zona merah dan diberlakukannya PSBB.” ujar Riska saat di temui jurnalis patron.id, pada Senin (13/4/2020).

“Hingga saat ini terdata ada 22 Mahasiswa UPI Serang yang berasal dari Luar Kota Serang dan terjebak di Kota Serang tetapi mendapatkan bantuan secara berkala selama wabah Covid-19 ini berlangsung.” Pungkasnya [Red/Bahri]

Bagikan: