By | 25 April 2020

patron.id – Serang, Dapur Darurat Kota Serang sebuah komunitas yang diinisiasi oleh beberapa Organisasi Mahasiswa Kota Serang diantaranya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah UIN SMH Banten, Senat Mahasiswa (SEMA) UIN SMH Banten, Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) UIN SMH Banten, dan Sekolah Mahasiswa Progresif (SEMPRO), bergerak dalam aksi kemanusiaan saat pandemi Covid-19.

Terhitung sejak Selasa (14/04/2020) lalu Komunitas tersebut bergerak dalam pendistribusian bantuan dalam berbagai macam bentuk kepada masyarakat Kota Serang yang membutuhkan, hingga situasi dan kondisi normal kembali.

Saat kegiatan berlangsung

Ihsan Kamil selaku Humas menjelaskan bentuk yang disalurkan oleh Dapur Darurat Kota Serang.

“Donasi yang disalurkan berupa uang tunai, sembako, sayur-sayuran, masker dan handsanitizer. Rencananya kegiatan ini akan terus berlanjut, sampai keadaan berjalan normal.” Ungkap Kamil sapaan akrabnya Pada, Sabtu (25/4/2020).

Kamil memaparkan tujuan dari Dapur Darurat Kota Serang tersebut.

“Kita memandang, hari ini hampir semua masyarakat tanpa terkecuali terdampak wabah Covid-19, baik secara kesehatannya maupun ekonomi mata pencahariannya,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan bahwa nominal pemberian kecil tetapi sangatlah berarti besar untuk sebagian orang lainnya.

“Walaupun hanya satu box nasi, jika dinominalkan hanya 10 ribu, tapi bagi pekerja kaki lima, pekerja tukang becak, pekerja supir angkot, itu merupakan sesuatu pemberian luar biasa.” Lanjutnya

Komunitas Dapur Darurat Kota Serang tergabung dari Sekolah Mahasiswa Progresif (SEMPRO), PMII Rayon Fakultas syari’ah UIN Banten, HIMATA UIN Banten, DEMA UIN Banten, DEMA Fakultas Syari’ah , dan SEMA Fakultas Syari’ah.

Baca Juga:  Penggiat Lingkungan Kota Serang ajak Pemerintah Daerah untuk Berkolaborasi

Dalam setiap harinya Dapur Darurat Kota Serang menyelenggarakan penggalang dana yang akan dikelola menjadi makanan pokok untuk, Selain itu besaran perhari yang dihasilkan oleh komonitas tersebut mencapai kurang lebih 60 kotak makanan.

“Alhamdulillah setiap harinya ada 50 sampai 60 box pangan siap santap yang kami distribusikan. Donasi yang kita himpun, untuk selanjutnya kita olah menjadi pangan siap santap di posko dapur darurat. Setelah itu kita distribusikan ke kelompok rentan itu. Termasuk masker, hand sanitizer, mereka butuh banget itu,” jelas Kamil

Selain itu Faiz selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah sekaligus anggota relawan Komunitas Dapur Darurat menuturkan dampak dari hal yang dilakukan oleh komunitasnya.

“Bagi kelompok masyarakat rentan, satu porsi makan sangat berarti. rupiah hasil dari kerja yang mereka sisihkan untuk membeli makan, bisa mereka bawa pulang untuk mengisi tabungan bekal menjalani kehidupan di hari kedepannya. Satu botol sabun pencuci tangan sangat berarti bagi mereka di tengah keterbatasan akses terhadap air dan sanitasi yang bersih. Sehelai masker dan sebutir vitamin-C sangat berarti bagi kesehatan mereka di tengah-tengah keharusan mereka tetap mencari nafkah di jalanan.” Tutur Faiz

Iya juga sangat mengharapkan adanya bantuan dari seluruh masyarakat Indonesia, karena menurutnya hari ini perlu saling membantu.

“Dengan itu saya sangat berharap juga uluran tangan donasi dari para dermawan agar Aksi solidaritas ini dapat terus berjalan membantu sesama.” Pungkasnya [Red/Bahri]

Bagikan: