By | 30 Mei 2020

patron.idKementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (PDTT RI) melakukan sidak di Provinsi Banten, pada Sabtu (30/5/2020).

Sidak dilakukan di empat kabupaten, yakni; Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Saat kegiatan berlangsung

A. Halim Iskandar Mendes (PDTT RI) turun di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, Sekjend Kemendesa, Anwar Sanusi, Ph.D di Kabupaten Pandeglang, dan Dirjend PMD, Dr. Taufik Madjid turun di Kabupaten Lebak.

Diketahui Tujuan kegiatan tersebut untuk mengetahui secara langsung perkembangan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Desa) serta menyerap aspirasi dari para Kepala Desa atas hambatan dan kendala yang terjadi di lapangan.

Mendes PDTT RI menuturkan bahwa, BLT Desa merupakan salah satu Jaring Pengaman Sosial (Social Safety Net) dari Pemerintah, yang dalam hal ini leading sectornya dikawal oleh Kemendesa PDTT RI.

Baca Juga:  Koramil Cimarga Mengajak Pemerintahan Lebak untuk Membantu Penyembuhan Rega

“BLT Desa ini merupakan Jaring Pengaman Sosial skala prioritas di desa, diharapkan bisa cepat dan tepat sasaran agar membantu prekonomian masyarakat desa,” Ungkap Mendes PDTT RI

Sementara itu berdasarkan Data per tanggal 29 Mei 2020, Desa yang sudah menyalurkan BLT Desa sejumlah 185 desa dari 1.238 desa, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BLT Desa sejumlah 23.802 KK dengan total realisasi sebesar Rp. 14.281.200.000,- . Penyaluran BLT Desa di Provinsi Banten saat ini baru mencapai angka 14,9%, merupakan progres yang cukup lambat.

Oleh karena itu, diharapkan dengan blusukan dan hadirnya seluruh stakeholder terkait bisa mempercepat penyaluran BLT Desa agar dampak sosial-ekonomi dari Covid-19 bisa teratasi.[Red/LE-Mulhat]

Bagikan: