By | 3 April 2019

patron.id – Serang, Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tahun ini memakan waktu yang sangat panjang dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan rawan kecurangan saat masa tenang oleh karena itu kita awasi bersama

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Badan Pengawasan Pemilu Kota Serang, Rudi Hartono, saat dijumpai di acara sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu 2019 bersama perkumpulan penyandang disabilitas Indonesia (PPDI) di Kebon Kubil, Kota Serang, Rabu, (3/4/2019).

“Durasi sangat lama sampai 7 bulan, karena kami ingin mereka banyak turun langsung kepada Masyarakat,” Kata Rudi

Baca Juga:  DPRD Banten Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Inisiasi Raperda Pesantren

Selain itu Rudi menganggap banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh kebanyakan calon terlihat pada masa tenang, Karena bagi mereka itu bukan lagi masa tenang, tapi menganggap masa tegang.

“Biasanya banyak pelanggaran kampanye itu di masa tenang, padahal itu waktu yang harus dimanfaatkan setelah turun melakukan kampanye, Makanya kalau pada masa tenang nanti ada yang bagi-bagi stiker kaos laporkan kepada kita, kami ingin mengahrapakn kita semua ikut mengawasi, karena tidak mungkin kalau hanya kita yang mengawasi karena personil kita minim.” Pungkasnya. [Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *