By | 17 Mei 2020

patron.id – Serang, Jaringan Muda Ketahanan Nasional (Jatimnas) menggelar diskusi virtual dalam menolak kelompok radikal di tengah pandemi Covid-19, Pada Minggu (17/05/2020)

Dalam diskusi tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan yaitu Misbahul Munir Kholil selaku Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Achmad Syamsudin selaku Pimpinan Redaksi Jurnal Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dan Rikal Dikri selaku Influencer Agama Akal TV.

Ia menegaskan bahwa agama Islam tidak mengajarkan untuk memberi rasa takut dan membuat keresahan.

“Mengatakan sejatinya agama Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan atau pun membuat teror terhadap orang lain. Islam didatangkan ke bumi untuk kemaslahatan umat dan pedoman hidup, Saya pastikan, jika ada orang yang menghadirkan ketakutan, mengganggu keamanan atau pun membuat umat resah, jelas perilaku tersebut tidak mewakili Islam.” Kata Misbahul Munir Kholil

Achmad Syamsudin menyepakati dari pembicaraan yang disampaikan oleh Misbahul Munir Kholil tersebut, Ia juga mengatakan bahwa kelompok radikal terlihat jelas arogansinya

“Umumnya kelompok radikal ini terlihat sangat arogan. Mereka menolak kelompok-kelompok yang bertentangan dengan ajaran yang mereka yakini. Kelompok radikalisme ini sudah sejak lama berada ditengah-tengah kehidupan warga sekitar.” Ungkapnya

Baca Juga:  Alun-Alun Kota Serang Menjadi Tempat Favorit Pegiat Olahraga

Selain itu Syamsudin juga menyoroti aktivitas kelompok radikal ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Melalui kajian-kajian yang dilakukan secara tertutup maupun provokasi melalui media sosial.

“Kelompok radikal memainkan perannya untuk menyebarkan ajaran yang jauh dari ajaran agama Islam pada umumnya.” Ungkapnya

Ia juga menegaskan, bahwa pentingnya peran pemerintah dalam membendung pemahaman radikal

“Pemerintah perlu bekerjasama dengan para ulama untuk memberikan ajaran islam yang baik, agar narasi-narasi pemahaman radikal yang menjadi kekhawatiran masyarakat bisa diredam.” ujar Syamsudin

Masih dalam forum yang sama Rikal Dikri, juga megatakan bahwa gerakan kelompok radikal perlu diwaspadai oleh seluruh pihak.

“Pergerakan kelompok radikalisme juga harus diwaspadai semua pihak, termasuk masyarakat. Jangan sampai provokasi yang mereka buat, menjadikan warga takut dan khawatir terjadinya tindak terorisme. Sudah saatnya, masyarakat dan Pemerintah bersinergi menolak ajaran radikal yang mengatasnamakan agama untuk kepentingan kelompoknya.” tegasnya [Red/Aswari]

Bagikan: