By | 14 Juni 2020

patron.id – Serang, Indonesia Youth Opportunities in International Networking Local Chapter Serang (IYOIN LC SERANG)  mengadakan acara talkshow Online Lecture dilaksanakan mulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB secara online dengan menggunakan aplikasi Google Meet.

Kegiatan dengan tema  “Dampak Covid-19 Bagi Bisnis dan Alternatif Solusi Usaha Bisnis Untuk Bertahan” sebagai kontribusi dalam usaha pemecahan masalah ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia karena terdampak pandemi Covid-19 yang dialami oleh para pelaku bisnis, baik bisnis yang dijalankan oleh perusahaan besar hingga bisnis kecil yang dijalankan oleh individu.

Talkshow ini menghadirkan Gresika Bunga Sylvana yang merupakan alumni mahasiswa berprestasi FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kini tengah menempuh S2 di City University of New York, Amerika Serikat jurusan Risk Management in Finance.

Selain menjadi mahasiswa, dia juga merupakan Kepala Divisi Penyajian Data dan Informasi PPI Dunia. Talkshow yang dinarasumberi oleh Gresika ini diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari berbagai daerah, Diantaranya ada yang dari daerah Lampung, Pandeglang, Jakarta, Surabaya, hingga Sumbawa. Juga dari profesi sebagai mahasiswa, dosen, pebisnis rumahan hingga pegawai negeri sipil.

Gresika menjelaskan bahwa bukan hanya Indonesia tetapi juga seluruh negara di dunia telah dan sedang mengalami masalah perekonomian di negaranya masing-masing. Khususnya ketika pada akhir tahun 2019 muncul virus baru di Wuhan, China yang kita sebut sebagai Corona Virus Disease-19 (Covid-19) atau SARS Cov-2 yang kemudian semakin meluas hingga hampir ke seluruh dunia dan dijadikan sebagai ‘pandemi’ oleh World Health Organization (WHO).

“Daripada kita fokus ke keadaan karena adanya Covid-19 ini, lebih baik kita membaca peluang dengan melihat pertumbuhan GDP dari masing-masing sektor di Indonesia, sektor yang mengalami pertambahan demand atau permintaan saat adanya pandemi di masa-masa sekarang ini. Yang pertama ada di bidang (sektor) jasa kesehatan dan juga kegiatan sosial, yang kedua jasa keuangan dan asuransi, yang ketiga sektor informasi dan komunikasi. Berbanding terbalik dengan ketiga sektor sebelumnya, sektor transportasi dan pariwisita merupakan industri yang paling terdampak saat ini dan juga industri yang diprediksi oleh para ekonom paling lama pulihnya.” Ungkap Gresika kepada jurnalis patron.id, pada Minggu (14/6/2020)

Baca Juga:  Indonesia Darurat Layanan Kesehatan Mental

Gresika menuturkan bahwa ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan bagi para pebisnis yang ada di era pandemik menuju “the new normal saat ini” diantaranya

Risk Profiling Diri Sendiri. Maksudnya kita mengenali lebih lanjut tentang diri sendiri dengan menganalisis serta mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman sehingga diri sendiri bisa tahu bagaimana memaksimalkan potensi yang dikuasai,  Menciptakan Peluang Bisnis. Menurut para ekonom pandemi ini tidak akan berakhir dengan cepat oleh karena itu kita harus dapat menyesuaikan diri dan kreatif juga inovatif untuk menciptakan bisnis baru” ujarnya

Dalam acara ini terlihat bahwa antusias peserta sangat tinggi, hal itu dibuktikan dengan aktifnya peserta saat acara berlangsung.

“Webinar OLEC kali ini sangat seru, asik, dan menarik! Pematerinya juga ngejelasinnya mudah banget buat dipahami sehingga saya sebagai peserta bisa membaca peluang bisnis di tengah pandemi saat ini.” Jawab Rizky Nugraha, mahasiswa asal Universitas Serang Raya

Hal senada juga dikatakan oleh Mila Rosa, peserta asal Pandeglang yang menilai bahwa acara tersebut memberikan inspirasi baru.

“Acaranya sumpah seru banget, aku ngerasanya kayak lagi diskusi bukan webinar yang kita cuma dengerin pematerinya aja. Acaranya gak ngebosenin, aku malah ketagihan. Terus aku jadi banyak belajar hal baru dan makin semangat buat belajar hal-hal lain” ucap Mila Rosa.[Red/Aswari]

Bagikan: