By | 31 Agustus 2019

patron.id – Serang, Demi menanamkan literasi media pada Masyarakat, Pengurus Perguruan Tinggi Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsera (PPT IMIKI Unsera) bersama kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa Universitas Serang Raya (KKM 64 Unsera) mendatangkan tiga narasumber dalam rangkaian kegiatan seminar literasi media yang berlangsung di Kantor Desa Sukarena, Ciomas, Kabupaten Serang, Banten, pada Sabtu (31/08/2019).

Suasana saat kegiatan berlangsung

Ketiga Narasumber yang turut mengisi kegiatan tersebut berasal dari tiga perspektif yang berbeda, seperti Dinas Kominfo Kabupaten Serang (Diskominfo Kabupaten Serang), CEO patron.id, dan Forum Taman Bacaan Masyarakat Kota Serang.

Kegiatan yang dibuka oleh Rohmanudin selaku Ketua Imiki Cabang Banten mengatakan, literasi media merupakan sesuatu yang perlu dipahami masyarakat dari berbagai golongan, baik dari kalangan menengah ke atas maupun kalangan menengah kebawah.

Pemberian Cinderamata Kepada FTBM

“Literasi media sangat dibutuhkan oleh masyarakat dari semua golongan, guna memahami dan menganalisis informasi dari berbagai sumber yang didapat, agar tidak terjerumus pada berita hoax,” ujarnya pada pembukaan seminar.

Pada penjelasan materi yang disampaikan oleh Imam Tantowi selaku CEO Patron.id, Ia mengungkapkan literasi media merupakan sikap kritis masyarakat terhadap perkembangan informasi yang beredar.

“Literasi media adalah kemampuan mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan isi pesan agar masyarakat menjadi kritis dan peka terhadap informasi,” ungkapnya.

Kendati demikian, Setia Adi Wangsa selaku Ketua PPT IMIKI Unsera mengatakan, maraknya masyarakat yang terindikasi hoax melalui penyebaran informasi dari sumber yang belum jelas di sosial media, Ia menuturkan masyarakat desa harus memiliki pemahaman literasi media agar dapat memfilter berita yang didapat.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan Kelompok KKM 45 Unsera Sumbang 150 Bibit Pohon Ke Desa Tejamari

“Karena saat ini masyarakat di desa pun sudah mengikuti perkembangan zaman dengan aktif bersosial media, maka dari itu amat perlu pemberian pemahaman media literasi pada masyarakat desa agar tidak terjebak oleh berita yang belum jelas kebenarannya,” tuturnya.

Sementara itu ketua KKM 64 Ghea Hadi Rizky menjelaskan, diadakannya literasi media tersebut bertujuan untuk merubah paradigma masyarakat agar lebih bijak menggunakan sosial media dan menjadikan masyarakat desa tidak terprovokasi oleh berita bohong.

“Literasi media ini bertujuan untuk membuka paradigma masyarakat, bagaimana tata cara penggunaan media sosial dengan baik dan bijak, agar tidak mudah diadu domba oleh berita-berita yang hoax,” jelasnya.

Perlu diketahui, selain mengadakan kegiatan literasi media berupa seminar, juga adanya gelaran buku di Sekolah Dasar Negeri Kubang (SDN Kubang) dan kampung Pasir Muncang, Desa Sukarena, demi menanamkan literasi pada anak, yang diadakan oleh Komunitas Motor Literasi dan kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa 64 Unsera, bersama PPT IMIKI Unsera sejak kemarin. [Red / Aswari]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *