By | 14 Juni 2019

patron.idLebak, Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) Serang, Nukman Paluti, menyesalkan pemerintah daerah Lebak, tutup mata terhadap kondisi jalan rusak berdebu yang melintasi Kampung Pasir Eurih dan Kadububur, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak tak kunjung di perbaik. Jum’at, (14/06/19)

Hal tersebut diungkapkan Nukman saat dijumpai jurnalis patron.id.

“Saya menyesalkan atas ketiadaan pemerintah daerah Kabupaten Lebak dalam perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di Lebak, di Kecamatan Cikulur ada dua pembangunan infrastruktur yang harus segera diperbaiki, pertama jalan raya alternatif yang melintasi dua Kampung Pasir Eurih dan Kadububur dan kedua jembatan penghubung kecamatan Cimarga dan Cikulur yang baru satu tahun dibangun longsor tepatnya di Kampung Leuwi Jaksi dan Leuwi Simbut, Desa Muaradua Kecamatan Cikulur,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah daerah Kabupaten Lebak gagal dalam melaksanakan tugas nya.

Baca Juga:  Melalui Literature Trip LPM Wisma Unsera Ajak Mengenal Dunia Jurnalistik

“Pemerintah daerah Kabupaten Lebak gagal dalam melaksanakan tugas dan wewenang-nya pada wilayah infrastruktur di Kabupaten Lebak. Padahal hal itu sangat menjadi kebutuhan masyarakat saat ini dalam melakukan aktifitas perekonomian dan lainnya, jika dibiarkan begitu terus aktifitas perekonomian lainnya bakal terhambat karena efektivitas aktifitas hajat hidup masyarakat ada pada pembangunan infrastruktur yang baik untuk bagaimana menunjang aktifitas sosial masyarakat saat ini,” ucapnya.

Ia menilai program yang sudah diselenggarakan pemerintah merupakan program sesaat.

“Oleh karena itu kami dari Ikatan Mahasiswa Lebak menuntut segera perbaiki infrastruktur yang buruk di Kabupaten Lebak. Jangan buai kami masyarakat dengan program-program monumental yang non substansial seperti Lebak Unique, Lebak sehat, cerdas dan lainnya sehingga lupa terhadap substansinya dengan mengilusi kami masyarakat dengan hastag-hastag yang kekinian,” tutupnya. [Red/Baihaki]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *