By | 17 Mei 2020

Oleh : Uvinaa

Ceritaku
Menopang indah diawal waktu
Pengharapan ayah ibu
Pemacu semangatku dikala itu

Pertengahan..
Mulai terkembang bias pengharapan
Sejuta kebahagiaan ditambah senyuman
Melekat kuat seakan-akan takan rentan

Mulai banyak sekali pertanyaan
Dengan lantang aku maju dan bergerak lepas
Kukatakan “akan baik untuk kedepan”
Takan ada mental lapas yang terkurung tanpa batas

Aku kini sudah tak remaja lagi
Remajaku dalam pendewasaan diri
Akan selalu hati-hati
dalam tindakan dan solusi

Baca Juga:  Menanti bersama sunyi

Tapi..sekarang perasaanku sedang kacau
Mentari hilang burung tak lagi berkicau
Entah kurang pencerahan
ataukah hilangnya sebuah pengharapan

Diakhir..tinggal cerita yang terukir
Mengolah otak untuk berfikir
Dengan harapan takan tersingkir
Berusaha keras untuk tak Kikir

Sekarang tertegun bingung
Apa yang harus dikata
Sementara berita menerpa tanpa indahnya
Tinggal ada do’a disetiap luka

Kemana dan bagaimana selanjutnya
Tinggal tunggu keajaiban tuhan yang maha kuasa

Bagikan: