By | 1 April 2019

patron.id – Serang, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Serang menyoal aksi penghadangan terhadap Calon Wakil Presiden 01 KH Ma’ruf Amin saat hendak berziarah ke makam waliyullah Kiai Suhro di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

“Penghadangan terhadap Abah (Kiai Ma’ruf) dan rombongan yang tidak santun dan terkesan mengusir yang mengakibatkan Kiai Ma’ruf memilih batal berziarah untuk menghindari bentrokan, Jelas mencederai Nilai-nilai Demokrasi dan jelas tidak Beradab,” ujar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Serang, KH.Alviruzabadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/4/2019).

Lebih lanjut KH.Alviruzabadi yang memiliki sapaan akrab Gus Alvi menjelaskan, dirinya merasa terusik dengan kejadian tersebut,

“Sebagai masyarakat Banten saya merasa tersinggung atas pengadangan KH Ma’ruf Amin, sudah jelas Aksi pengadangan yang dilakukan pendukung calon presiden dan calon wakil presiden tidak dibenarkan di negara demokrasi dengan cara-cara tidak beradab, seyogyanya politik jangan sampai menyebabkan masyarakat kehilangan etika kepada ulama,”

Baca Juga:  2 Keluarga di Kecamatan Curug saling Mema'afkan

Ia berharap di Tahun politik, masyarakat diharapkan dapat bergandengan tangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban dan Perbedaan pilihan politik harus disikapi secara bijaksana, dan Janganlah sampai perbedaan pilihan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk dewasa dalam berpolitik, Mari kita ciptakan suasana damai menjelang pemungutan suara dan terpenting hormati calon pemimpin yang berkontestasi pada pemilu 2019. Mereka merupakan putra putri terbaik bangsa Indonesia,” pungkasnya.[Red/Imam]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *