By | 23 September 2019

patron.id – Cilegon, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Cilegon mengadakan Kolokium Kebangsaan dengan tema ‘Generasi Millenial dan Peneguhan Karakter Nusantara Dalam Mempertahankan Eksistensi NKRI Untuk Dunia’ di Hall Center of Excellence Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon, pada Sabtu, (21/9/2019).

Pasca kegiatan

Gus Alex sapaan akrab Sholeh Syafe’i mengatakan bahwa, Kegiatan Kolokium Kebangsaan diinisiasi oleh PC GP Ansor Kota Cilegon merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan progresifitas dan spirit generasi millenial untuk mencintai tanah air

“Sebagai bangsa yang menuju usia satu abad, NKRI diancam dari berbagai lini, bahwa pemaknaan membela Negara dan mencintai tanah air adalah dengan meneguhkan identitas bangsa, identitas ini penting untuk bagaimana Kita terus eksis sebagai Indonesia, sebagai Pancasila dan sebagai Nusantara, Indonesia untuk Dunia,” kata Gus Alex ketua PC GP Ansor Kota Cilegon, kepada awak media pada senin, (23/9/2019).

Sementara itu Rektor Untirta, Fatah Sulaiman salah satu Narasumber memaparkan tentang kondisi perubahan sosial dan pemutakhiran peradaban menuju penerapan teknologi yang membuat interaksi akan sangat cepat, tidak terhalang oleh jarak dan digitalisasi diberbagai aspek

“Perubahan menuju peradaban baru ini tak bisa dihindari, pengembangan teknologi sudah terjadi dan terus terjadi maka generasi millenial perlu meneguhkan karakter nya sebagai bangsa Indonesia dengan nilai nilai Pancasila dan Kenusantaraan yang meresap, sehingga generasi bangsa kedepan memiliki identitas,” Paparnya

Baca Juga:  GMNI Pandeglang Membagikan Masker Dan Penyemprotan Disinfektan

Masih di Tempat yang sama, Gus Pram yang juga pembicara dalam kegiatan tersebut menjelaskan tentang pengembangan kedepan dalam dunia teknologi terapan sudah sangat jauh di Negara negara lain

“Kapitalisme mengancam nilai luhur dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang seharusnya menjelma menjadi sebuah penemuan yang berguna bagi seluruh umat manusia, namun ketika dibiarkan penguasaan teknologi ini kepada kelompok kapitalisme maka identitas seluruh bangsa akan terancam, maka perlu untuk mengampanyekan nilai kebangsaan, nilai luhur nusantara bagi generasi millenial karena hari ini sudah mulai luntur, jangan sampai kita menjadi bangsa yang tidak memiliki identitas.” tutup Gus pram

Untuk sekedar diketahui Kegiatan tersebut ditutup dengan istighosah dan do’a bersama, dengan harapan NKRI terus bereksistensi dengan identitas dan karakter Nusantara menuju satu abad Indonesia, satu abad perjuangan perdamaian Dunia dan dihadiri Hadir oleh ; Rektor Untirta, Dr. H. Fatah Sulaiman, ST., MT, Kemenhan RI Perwakilan Prov. Banten Kol. Inf. Akhmad Amrozzi, Kasdim 0623/Cilegon Mayor. Inf. Ferry Ardian, S.Kom dan Rois Syuriah PCI-NU Federasi Rusia dan Eropa Utara Dr. Tech. Agus Pramono, ST., MT.[Red/Le-Hendra]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *