By | 7 Maret 2020

patron.id – Serang, Gerakan Mahasiswa Kopo (GMK) melakukan audiensi Ke Kepolisan Sektor (Polsek) Kopo, dalam agenda persiapan menghadapi Pilkada 2020, Audiensi diterima oleh Iptu Bapi Sartiman selaku PLH Kapolsek kopo, Bertempat di Polsek Kopo, Pada Sabtu, (7/3/2020).

Junawar Maulana, sekretaris jenderal (Sekjen) GMK mengatakan bahwa, audiensi diadakan sebagai partisipasi mahasiwa dalam pengawasan pelaksanaan pilkada 2020.

“Pilkada kabupaten serang sudah diambang pintu, tindakan kecurangan pemilu seperti politik uang pasti terjadi, kemungkinan bisa saja anggota kepolisian yang terlibat dalam politik praktis, Tindakan itu tentu melanggar pasal 28 UU No.2 tahun 2002 tentang netralitas kepolisian.” katanya.

Sementara itu diungkapkan Andrian Kaswari selaku Ketua Umum GMK menyoal isu lain tentang radikalisme yang ramai diperbincangkan.

“Langkah kongkrit apa yang akan dilakukan oleh pihak keamanan khusunya kapolsek kopo melihat Isu kepulangan WNI eks Isis ini dan juga bisa berdampak kepada kemanan,” ungkap Andrian Kaswari dalam diskusi yang saling bergantian.

Baca Juga:  Kumandang Ajak Masyarakat Gerakan Pola Hidup Sehat

Iptu Bapti Sartiman selaku PLH Kapolsek Kopo menjawab pertanyaan Sekjen GMK, bahwa dirinya siap menindak tegas pelanggaran pidana pemilu dalam perhelatan pilkada 2020.

“Jika ditemukan ada oknum anggota kepolisian yang terlibat dalam politik praktis silahkan dilaporkan saja kepada kami beserta bukti-buktinya dan kami akan tinidak tegas para pelakunya,” sahutnya

Adapun menyoal radikalisme Iptu Bapi menjawab bahwa pihaknya telah melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah faham radikalisme.

“Adapun bentuk intruksi dari POLRI (lembaga kepolisian tingkta pusat) belum ada sama sekali, tapi ini kami sudah melakukan pengamanan, pengayoman dan edukasi kecil tentang bela negara ke semua desa se-kecamatan kopo,” tegasnya

Dipenghujung audiensi ketua umum GMK menuturkmenuturkannya

“Harapan besar Gerakan Mahasiswa Kopo (GMK) kedepannya baik pemerintah, pihak keamanan, dan mahasiwa harus bersinergi dan tanggap melihat isu-isu yang berkembang di masyarakat,” Pungkasnya. [Red/Setiadi]

Bagikan: