By | 7 April 2019

patron.id – Serang, Generasi Baru Indonesia (GenBI) Banten mengadakan Seminar Kesehatan yang bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kab. Serang, RS. Mata Achmad Wardi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, ditujukan untuk Masyarakat yang berada di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Serang-Banten. (07/04/19)

Ketua pelaksana seminar Ahmad Ramdoni mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengarahan kepada Masyarakat terkait pentingnya lingkungan kesehatan, khususnya di kampung Sukamaju, “Karena awalnya dapat info dari temen kalau disini sering kali kebanjiran, dan melihat kondisi yang seperti itu sering kali mengakibatkan DBD, maka kami dari GenBI termasuk saya dari divisi kesehatan bekerja sama dengan temen-temen mengadakan program kerja dan salah satunya ini, nah disitu kami mengadakan penyuluhan tentang kesehatan seperti ini,” kata Ramdoni.

Penyuluhan kesehatan pada masyarakat kampung Sukamaju. [patron.id]

Ada 100 orang warga sebagai peserta dalam kegiatan ini. Banyak dari mereka yang hadir merupakan bapak-bapak dan ibu-ibu lanjut usia (Lansia), “Ini peserta yang lanjut usia dulu yang diutamakan, karena rekomendasi dari Rt sini nya sendiri katanya yang orang tua dulu aja, yang sakitnya parah,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Maksus Ketua Regional GenBI Banten bersyukur atas kegiatan yang telah terlaksana dengan lancar. Ia juga mengungkapkan agar kedepannya GenBI menjadi komunitas yang bermanfaat untuk masyarakat, “Harapan untuk GenBI sendiri kedepannya semoga GenBI bisa menjadi komunitas yang bermanfaat untuk masyarakat, terutama kita kan dibawah naungan Bank Indonesia di program sosial Bank Indonesia, maka tujuan utama dari didirikannya GenBI ini sebenarnya udah untuk membantu masyarakat, sebagai gerakan kepemudaan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Maksus

Setelah kegiatan ini GenBI berencana akan menindak lanjuti apabila ada masyarakat yang terindikasi terkena katarak, “Kalaupun nanti ada warga yang perlu ditindak lanjuti dari Rs. Mata Achmad Wardi menawarkan bekerjasama dengan GenBI bahwasanya nanti akan ada kuota untuk operasi mata gratis,” ujarnya.

Baca Juga:  GenBI Banten Adakan Edukasi Kesehatan Sasar Siswa SDN Ciwaktu

Sementara itu, Niko Sardi Tim Edukasi dari Rs. Mata Achmad Wardi mengaku senang bekerjasama dengan GenBI. Terlebih Ia mengungkapkan merasa tertarik pada kegiatan-kegiatan sosial dan siap menyediakan waktu untuk membantu masyarakat, “Kami sangat tertarik sekali dengan kegiatan-kegiatan sosial. Kita juga tidak memandang baik dia organisasi apapun itu, selagi itu dalam bentuk kegiatan sosial, kepedulian kesehatan, insyallah kita siap waktu dan juga tim kita terjunkan untuk pemeriksaan,” ungkap Niko.

Niko menuturkan bahwa pada kegiatan hari ini, akan ada tindak lanjutan yang dilakukan dari Rs. Mata Achmad Wardi. Tindak lanjut tersebut berupa operasi gratis untuk 20 pasien dhuafa yang terkena katarak, “Ini tidak hanya sebatas penyuluhan dan pemeriksaan, tetapi ada juga tindak lanjutnya dalam bentuk yang nanti kita periksa itu ada kataraknya nanti kita operasi gratis atau baksos bagi yang tidak mampu,” tuturnya.

Pemeriksaan dan pengobatan Gratis. [patron.id]

Senada dengan Niko, Sekertaris BSMI Bambang Harianto mengaku senang bisa bekerja sama dengan GenBI pada kegiatan ini, “GenBI adalah salah satu komunitas yang saya anggap sebagai partner kami, ini luar biasa dan sekali lagi kerja sama ini perlu ditingkatkan lagi bersama dengan tim lainnya,” ungkap Bambang.

Ia juga menambahkan semoga masyarakat puas dengan pelayanan yang telah disediakan pada kegiatan tersebut, “Hari ini harapannya masyarakat bisa puas dengab pelayanan kami, walaupun hanyak cek pemeriksaan kesehatan dibantu dengan tim kesehatan dari Rumah Sakit mata dan bekerja sama dengan GenBI, mudah-mudahan ini bisa membuat untuk masyarakat di Desa ini,” Tambahnya.

Masih ditempat yang sama, Asep Kepala Rukun Tetangga (RT) 25, Desa Citasuk bersyukur dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh GenBI. Terlebih dengan adanya pengobatan gratis, “Ya bersyukur lah, dengan adanya pengobatan gratis seperti ini. Kebanyakan masyarakat kan gitu, pengin adanya pengobatan gratis. Harapan masyarakat sini juga kedepan pengen ada beginian lagi,” Pungkasnya. [Red/Renna]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *