By | 7 Agustus 2018

patron.id – Serang, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Massa Pejuang Republik Indonesia (Gempur) menggelar aksi penolakan dan mengecam kepada kelompok-kelompok yang akan mendeklarasikan gerakan #2019GantiPresiden di Banten, Selasa (7/8), di perempatan lampu merah Jl. Veteran, Kota Serang.

Koordinator aksi Abdul Rozak mengungkapkan alasan Gempur menolak dan mengecam kelompok-kelompok tersebut lantaran dinilai melanggar konstitusi atau tidak sesuai aturan yang berlaku, yaitu UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum.

Selain itu, alasan Gempur menolak gerakan tersebut, Rozak mengungkap kampanye terkait pergantian presiden belum waktunya sehingga sengaja dilakukan untuk menggiring opini kepada masyarakat agar terlibat. “Ini tidak boleh terjadi karena sudah di luar koridor hukum positif yang ada di Indonesia.” kata Rozak kepada awak media disela-sela aksi.

Baca Juga:  Kiai Kholil Keberatan Balon Bupati Serang Pakai Akronim NU

Tidak hanya penolakan, Rozak menegaskan pihaknya siap mengusir kelompok-kelompok yang berencana akan mendeklarasikan #2019GantiPresiden di Banten karena gerakan tersebut dinilai makar. “Makar adalah akal busuk atau usaha untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah. Oleh karena itu kita harus usir mereka. Jangan sampai Banten yang damai, aman, tentram dan indah ini dimuati oleh syahwat politik yang bertopeng #2019GantiPresiden,” tegasnya.

Perlu diketahui deklarasi #2019GantiPresiden akan dilakukan pada 10 Agustus mendatang, di Kasemen, Kota Serang. “Kita akan temui mereka melalui Gempur (gerakan massa pejuang Republik Indonesia) ini, karena Banten akan diacak-acak oleh syahwat politik yang tinggi. Kita akan hadang mereka,” tandasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *