By | 8 Agustus 2020

patron.id – Serang, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin menghadiri acara Rapat Anggota Tahun (RAT) 2020 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang, bertajuk Satukan Tekad Raih Juara, Sabtu (8/8/2020), di Hotel Puri Kayana, Jl. KH Abdul Hadi No.96 Sempu Kelapa Endep, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Pada Sabtu (08/8/2020).

Subadri Ushuludin mengatakan, KONI Kota Serang harus mampu melakukan percepatan kualitas para atlet sehingga bisa mengharumkan nama baik Kota Serang di berbagai ajang pentas olahraga.

“Ditambah lagi di usia Kota Serang ke-13, yang insya allah diselenggarakan pada Senin besok, mudah-mudahan kehadiran KONI yang membidangi keolahragaan tentu menjadikan kesemangatan,” kata Subadri usai membuka acara rapat RAT KONI Kota Serang.

Terlebih, lanjut Subadri, di tahun 2021 nanti KONI Kota Serang akan menghadapi tiga event besar yang telah menjadi program unggulan yaitu Pekan Olahraga Kota (Porkot), Pekan Olahraga Paralimpik Daerah (Peparda), dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Keberhasilan ketiga event ini juga tidak bisa lepas dari gigihnya kerjasamanya sekaligus kebersamaannya KONI Kota Serang. Jadi banyak hal tantangan-tantangan yang harus dilakukan KONI dalam rangka membawa ke arah yang lebih baik,” ucap dia.

Berbicara olahraga tanpa dukungan dana memang mustahil, oleh karena itu Pemkot Serang tentu tidak akan lepas tangan begitu saja. Dikatakan Subadri, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin sesuai kemampuan keuangan Pemkot Serang, terutama terkait anggaran untuk KONI Kota Serang.

“KONI Kota Serang memang sekarang beda dari tahun kemaren, sekarang cuma Rp 2 milyar. Tapi Ketua KONI-nya mantep, ketika dianggarkan 2 milyar ditambah Covid-19 maka alhamdulillah cukup,” ungkapnya.

Bahkan ia sangat mengapresiasi kinerja KONI Kota Serang yang telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi negeri terkait kesehatan para atlet. Sebab, hal tersebut merupakan satu-satunya KONI yang ada di Provinsi Banten.

“Cuma KONI Kota Serang yang telah melakukan ini. Mudah-mudahan dengan adanya MoU ini bisa bermanfaat, bisa menjaga sekaligus meningkatkan kesehatan kebugaran atlet itu sendiri,” tandasnya.

Oleh karena itu, ia berharap melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2020 ini, bisa menghasilkan program kerja yang lebih baik demi mempersiapkan tiga event besar tersebut dan mengharumkan nama baik Kota Serang di pentas olahraga.

“Tentu RAT ini setidaknya bisa merumuskan memusyawarahkan sekaligus menentukan program-program apa saja yang harus ditingkatkan dan dipertahankan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua KONI Kota Serang Deni Arisandi mengatakan, idealnya memang RAT ini dilakukan pada Maret kemarin, namun agenda tersebut harus ditunda lantaran situasi pandemi Covid-19.

“Ini RAT ya, yang kita bahas banyak diantaranya program kerja kita untuk tahun 2021, juga mengesahkan laporan hasil kerja kepengurusan KONI Kota Serang tahun 2019. Dari dua item itu dikembangkan, programnya itu kan banyak, ada program unggulan yang disampaikan Pak Wakil tadi,” kata Deni kepada patron.id

Baca Juga:  Mahasiswa Bidikmisi UIN SMH Banten Harus Eksis Dalam Berikan Manfaat

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan tiga event besar yang menjadi tumpuan KONI Kota Serang untuk bersaing di ajang olahraga. Bahkan KONI Kota Serang menargetkan RAT ini bisa menghasilkan program kerja tahun 2021 yang diharapkan Pemkot Serang dan KONI Kota Serang kembali menjadi barometer olahraga di Provinsi Banten.

“Untuk POPDA, kita tuan rumah. Kita diminta untuk membantu Dispora agar menjadi juara umum. Selain itu, mengantarkan atlet-atlet kita yang sudah lolos PON. Atlet kita dari Kota Serang yang mewakili Provinsi Banten sudah 53 orang, dari berbagai cabang olahraga. Ada karate, taekwondo, lari, dan masih banyak lagi. Itu satu prestasi dan paling banyak se-Provinsi Banten,” terang dia.

Ditanya soal anggaran, Deni menyebutkan, anggaran KONI Kota Serang tahun ini terbilang sangat kecil yakni Rp 2 milyar. Sementara, pada tahun 2019 lalu anggarannya yaitu Rp 7,5 milyar.

Meski demikian, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan anggaran tersebut, terlebih situasi pandemi Covid-19 menjadi keberuntungan bagi pihak KONI. Sehingga agenda kegiatan KONI Kota Serang masih tetap berjalan meski harus ditunda sementara.

“Kebetulan ada masalah Covid ya, jadi program kerja tidak hanya di KONI Kota Serang, di KONI Kabupaten lain pun agak terhambat tapi itu sebenarnya keuntungan juga buat kita. Andai saja tidak ada Covid-19 tentu kita kewalahan,” ucap dia.

Namun perlu diketahui, KONI Kota Serang terbilang cukup eksis dan bagus kinerjanya. Hal itu dikatakan Deni, banyak pengurus KONI dari berbagai daerah melakukan studi banding ke KONI Kota Serang terutama baik berupa kritik saran maupun program kerja.

“Karena KONI Kota Serang ini barometer, banyak sekali KONI Kabupaten se-Indonesia studi banding ke kita datang ke KONI Kota Serang untuk meminta masukan ini itu. Di kala semua orang meminta masukan ke kita, tiba-tiba anggarannya diturunkan, habislah kita. Tapi untungnya ada korona, jadi ga kewalahan,” tuturnya.

Ia juga mengakui dan mengapresiasi dukungan Pemkot Serang sejauh ini diberikan pada KONI Kota Serang. Bahkan pihaknya optimis Pemkot Serang akan selalu memberikan dukungan yang terbaik yakni demi kemajuan olahraga.

“Cukup besar. Saya masih berharap dan optimis Pemkot Serang juga akan memberikan yang terbaik karena apa, olahraga itu satu yang masih membuat bangga Pemkot Serang yaitu bidang olahraga, karena atlet-atletnya selalu membawa nama Kota Serang, bahkan sampai ke luar negeri,” tandasnya. [Red/Roy]

Bagikan: