By | 12 Agustus 2020

patron.id – Serang, Pemerintah Kota Serang bersama Kodim 0602 Serang berjibaku membersihkan gorong-gorong atau selokan yang berada di Blok M Pasar Induk Rau. Pembersihan ini dilakukan mulai dari Lingkungan Cangkring sampai Lingkungan Cikepuh. pada Rabu (12/8/2020).

saat berlangsung

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang perlu melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah yang ada di gorong-gorong atau selokan Blok M Pasar Induk Rau lantaran jadi salah satu penyebab banjir yang menimpa warga Lingkungan Cikepuh dan Komplek Widara.

“Saya anggap perlu dibersihkan karena di Pasar Induk Rau salah satu titik banjir yang menimpa kepada masyarakat Lingkungan Cikepuh dan Komplek Widara, selama ini memang belum tertangani,” kata Syafrudin kepada awak media usai acara Penyerahan Bantuan Beras kepada Petani, Buruh Tani, dan Kelompok Wanita Tani di Kantor Kelurahan Kilasah Kecamatan Kasemen.

Ia menjelaskan, penyebab terjadinya banjir yang menimpa warga Lingkungan Cikepuh dan Komplek Widara disebabkan penumpukan sampah di saluran irigasi Blok M Pasar Induk Rau.

“Penyebab banjir sebenarnya dari irigasi yang banyak sampah yang tersumbat, tadi juga saya lihat kali yang bongkar itu nanti kita perbaiki,” terang dia.

Padalah, dikatakan Syafrudin, tempat pembuangan sampah di sekitar pasar Rau sudah disediakan dan Pemkot Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota selalu membuang sampah secara rutin dengan produksi mencapai 140 ton sampah per hari.

“Tempat pembuangan sampah sebenarnya sudah ada, itu kalau tidak salah satu hari mencapai 140 ton sampah di situ, dan sudah terbuang secara rutin,” sebutnya.

Baca Juga:  Ketua LSM GPS-B: Menilai, Regulasi Administrasi Desa Cisalam Langgar Aturan

Ia mengakui, belum ada aturan hukum yang mengatur tentang larangan membuang sampah terutama di kali Blok M Pasar Induk Rau. Meski demikian, Pemkot Serang berharap kepada masyarakat terutama para pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya di saluran kali Blok M Pasar Rau.

“Kalau sanksi belum ada, akan tetapi kami berharap kepada masyarakat terutama para pedagang Pasar Induk Rau, untuk tidak membuang sampah di kali sehingga kali menjadi tersumbat,” ungkap dia.

Oleh karena itu, Pemkot Serang bersama prajurit TNI bergotong royong untuk membersihkan saluran kali Blok M Pasar Induk Rau.

“Mudah-mudahan setelah dibersihkan sudah tidak terjadi kebanjiran lagi di Komplek Widara dan Lingkungan Cikepuh,” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M. Ridwan menambahkan, pihaknya telah melakukan pembersihan sampah di kawasan Pasar Induk Rau secara rutin namun ia memaklumi terjadinya penumpukan sampah akibat sisa jualan para pedagang.

“Ini sebenarnya rutin. Seminggu yang lalu sudah bersih. Kami melalui Sumber Daya Air seminggu yang lalu sudah bersih, tapi namanya di Pasar sisa jualan itu banyak. Kesini-sini banyak lagi. Memang ini harus dilakukan secara rutin pelaksanan pembersihan di wilayah sini,” kata Ridwan kepada patron.id saat memantau pembersihan gorong-gorong Blok M Pasar Induk Rau.

Setelah dilakukan pembersihan, ia menyebutkan, sampah berhasil diangkut ke dalam bak truk sekitar 18 kubik, 6 kubik per dumb truk.

“Tadi sudah ada tiga mobil dumb truck. Kalau satu mobil muatnya enam kubik berarti sudah 18 kubik,” ungkapnya. [Red/Roy]

Bagikan: