By | 21 September 2019

patron.id – Lebak, Forum Mahasiswa Lebak (FORMAL) menyayangkan gerakan Organisasi Masyarakat (ORMAS) yang menjadi kepanjangan tangan perusahaan yang mengawasi lahan petani seluas 53 Hektar di Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.

Hal ini diungkapkan oleh Teguh Pati Ajidarma selaku petinggi Formal. Selain sangat kecewa, Teguh juga menyayangkan atas gerakan Ormas yang keluar dari spirit perjuangan kerakyatan

“Setau Saya, Ormas tersebut mempunyai harta sejarah yang sangat mahal, Karena spirit pembebasan yang dilakukan oleh Tokoh Kabupaten Lebak Abah Sujana Karis untuk Pribumi bukan korporasi,” Tegasnya kepada Awak media, pada Sabtu, (21/9/2019).

Spanduk yang terpampang

“Selain mempunyai spirit sejarah untuk pembebasan bagi Rakyat Saya juga teringat pesan salah satu pendiri Negara ini, bahwa Kita akan melawan saudara sendiri,” Lanjut Teguh

Teguh juga menceritakan lebih jauh tentang perjuangan perlawanan Petani Cilangkap yang panjang untuk mengupayakan agar Masyarakat tersebut bisa bertani demi membiayai Anak dan Istri mereka.

Baca Juga:  PPN Karangantu Bersama Komisi IV DPR-RI Serap Aspirasi Nelayan

“Dulu, saya berjuang disini bersama Teman-teman Mahasiswa dan para petani, Kami membangun aliasi kesana kemari hanya untuk memperjuangkan hak Masyarakat yang ingin bertani,” ungkap Teguh.

“Coba kita sama-sama bayangkan, jika lahan tersebut diberikan kepada kepentingan korporasi bagaimana Masyarakat yang bertani di Tempat itu untuk menghidupi anak, cucu dan istrinya? Bagaimana dengan makannya? Kesehatannya? Pendidikannya? Tidak ada yang bisa menjamin. Sekalipun mereka dipekerjakan di Perusahaan paling hanya bisa menjadi bawahan-bawahan yang tidak seberapa.” Lanjutnya

Teguh juga mengingatkan kepada Ormas yang melakukan pengawasan agar segera kembali kepada spirit perjuangan Abah Sujana Karis untuk terus membela dan memperjuangkan kepentingan Rakyat.[Red/Aswari]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *