By | 19 Desember 2019

patron.id – Lebak, Fino si Badut menggelar kegiatan perayaan hari ulang tahun yang ke-1di Kampung Bejod, Desa Parungpanjang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak pada kamis (19/12/2019).

Karakter Fino Si Badut tersebut dimainkan oleh Aldi Reihan, seorang mahasiswa Bimbingan Konseling Islam (BKI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Sejak 23 Desember 2018.

Dalam kegiatan Hari Ulang Tahun tersebut Ia melaksanakan Edu-Trip yang dimulai pada hari Rabu 18 sampai dengan Kamis 19 Desember 2019.

Sahati selaku pengasuh TK Annasru-aida mengatakan bahwa Ia merasakan senang dengan kedatanga Fino Si Badut.

“Saya merasa senang dengan kedatangan Fino dan teman-teman relawan, semoga selalu diberikan kesuksesan,” ucap Ibu Sahati salah satu pengajar dan pengasuh di TK Annasru-aida.

Selain itu Aldi Reihan selaku pemilik Fino si badut, menuturkan bahwa dirinya berkomitmen untuk menghibur anak-anak dan menjadi relawan sosial tanpa menargetkan tarif bayaran.

Aldi juga memaparkan tentang susunan kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Penuhi Undangan, IMALA Persembahkan Daster Untuk DPRD Lebak

“Kegiatan Edu-Trip Badut Fino ini dimulai dengan doa bersama, santunan anak yatim, pembagian Al-Qur’an dan iqra, dan penyerahan buku bacaan untuk anak-anak di TK Annasru-aida di Kampung Bejod,” Kata Aldi.

Sementera itu Aldi mengungkapkan kondisi TK Annasru-aida yang dipilih untuk mengadakan kegiatan ini kondisinya sangat memprihatinkan.

“TK Annasru-aida berdiri sejak 6 tahun lalu, TK ini merupakan hasil swadaya masyarakat. Awalnya, bangunan TK ini merupakan tempat penyimpanan padi atau gudang. Sejak awal berdirinya, TK ini belum mendapat bantuan dari pihak manapun. Sementara kondisi bangunan sudah sangat memprihatinkan. Ubin sudah belah dan pecah, hanya bertutupkan bilik dan atap asbes. Meskipun keadaan dibilang cukup terbatas, namun respon dari pengasuh dan anak-anak TK menunjukkan penyambutan, penerimaan, dan antusiasme yang sangat baik.” pungkasnya.

Sahati juga berharap agar TK tersebut segera mendapatkan Bantuan.

“Supaya segera mendapat bantuan untuk kualitas pendidikan yang lebih baik.” Tutup Sahati. [Red/Ilyas]

Bagikan: