By | 4 Mei 2019

patron.id – Serang, Demi menjaring minat bakat, inovasi, dan prestasi anak-anak di Provinsi Banten, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten adakan kegiatan “Seleksi Duta Anak Banten 2019” yang diadakan di Gedung SKPD Terpadu di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Sabtu, (4/05/2019).

Kegiatan yang sudah tiga kali terselenggara melibatkan 100 peserta dari 8 Kabupaten – Kota se-Banten juga turut mengundang forum anak, duta genre, Ketua LPA, dan Dinas PPA Kabupaten-Kota sebagai pendamping dan menetapkan 8 orang terpilih pada kegiatan tersebut, diantaranya;
1. Aulia Nisa (Kota Tangerang Selatan)
2. Elsa Nabila (Kota Tangerang)
3. Toto Prihartama (Kab. Tangerang)
4. Amwal Syahrul Ramadhan (Kab. Pandeglang)
5. Naura Luviezka Choirunnisa (Kab. Lebak)
6. Amelia Nazwa Viranda (Kota Cilegon)
7. Janika Dwi Saputri (Kota Serang)
8. Sultan Nugie (Kab. Serang)

Sitti Ma’ani Nina, Kepala Dinas DP3AKKB mengatakan, dari hasil seleksi yang menetapkan 8 orang duta anak 2019 akan dipersiapkan untuk menghadapi seleksi duta anak nasional yang akan diselenggarakan di Makasar pada 29 Juli 2019 mendatang,

“Kita siapkan mulai dari teori, pelaksanaan, bakat, mental, fisik dan sebagainya kita siapkan,” katanya di Gedung SKPD Terpadu Provinsi Banten.

Baca Juga:  Klarifikasi Mahasiswa UIN SMHB yang Mengaku Positif Covid-19

Selain itu ia juga menambahkan, duta anak sendiri memiliki program forum anak, mulai dari pelapor dan pelopor, serta melibatkan anak-anak dalam proses perencanaan pembangunan,

“Pelapor dan pelopor, konvensi hak anak juga dia tahu, terlebih lagi dilibatkan dalam perencanaan pembangunan, proses pembangunan, dan pemanfaatan pembangunan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia pun berharap agar Duta Anak Banten menjadi anak-anak yang kreatif dan produktif, serta diakui pada tingkat nasional sejajar dengan Provinsi lain di Indonesia,

“Harapannya, anak-anak Banten diakui di nasional, dan mereka sejajar dengan Provinsi lain, bahkan mungkin bisa terdepan,” tutur Sitti Ma’ani.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Ratu Bilqisth Salsabila selaku panitia juga berharap, ketika duta anak Banten mengikuti forum nasional mereka bisa aktif dan berkontribusi serta menjadi pelopor dan pelapor,

“Semoga temen-temen bisa aktif dan bertukar fikiran dengan teman dari tiap Provinsi lain, dan membawa nama baik Provinsi Banten dan berkontribusi, berkomitmen untuk menjadi pelopor dan pelapor,” pungkas Bilqisth. [Red/Setiadiwangsa]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *