By | 23 Oktober 2019

patron.id – Serang, Sambut semangat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019 kemarin, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menerbitkan surat usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pesantren pada Senin, 21 Oktober 2019 lalu.

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren yang mangkrak pada periode DPRD Banten sebelumnya, kini kembali diusulkan Fraksi PKB untuk dimasukan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Provinsi Banten pada 2020 mendatang.

Ahmad Fauzi selaku Ketua Fraksi PKB membenarkan dan menegaskan hal tersebut. Selaku wakil rakyat, ia akan mengkawal undang-undang tentang pesantren yang sudah disahkan DPR RI pada 24 September lalu.

“Kami wajib mengawal undang-undang tentang pesantren yang sudah disahkan DPR-RI pada 24 September 2019 lalu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kami sebagai wakil rakyat, terutama semangat mengangkat lebih tinggi eksistensi pesantren yang sudah sekian lama tidak mendapat perhatian penuh Negara,” ujarnya saat dimintai keterangan, di Serang, pada Rabu (23/10/2019).

Baca Juga:  Benyamin-Pilar Tempati Urutan Pertama di Beberapa Data Survei

Fauzi juga menuturkan, sebagai lembaga mandiri, pesantren memiliki ciri khas tersendiri dalam mewujudkan sikap toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pesantren sesungguhnya adalah lembaga mandiri dan memiliki berbagai kekhasan tersendiri. Dengan disahkannya undang-undang tentang Pesantren, kami menilai ini adalah wujud penghargaan dan perhatian Negara terhadap jasa dan peran pesantren yang telah menghasilkan generasi penerus bangsa dengan mental, moral dan akhlak yang tidak pernah lepas dari sikap rendah hati, toleran, moderat serta menjaga nilai-nilai luhur bangsa dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.[Red/Setiadi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *