By | 28 Juli 2020

patron.id – Serang, Menyoal Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan menggunakan PT. Pos Indonesia saat pandemi Covid-19. Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang menggelar webinar yang bertajuk Manfaat dan Tantangan Penyaluran BST Bagi Masyarakat Tedampak Covid-19 di Kota Serang, Pada Senin (27/7/2020).

Agenda tersebut menghadirkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Mamah Rohimah, Kepala Kantor Pos Kota Serang Muhammad Sarip dan Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai narasumber.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang yang diwakili oleh Mamah Rohimah menegaskan, persoalan jarak adalah salah satu penghambat dalam penyaluran bantuan.

“Teknis dalam penyaluran bantuan tersebut menemukan banyak tantangan yang berat. Salah satunya yaitu jarak tempuh,” tutur Mamah (akrabnya).

Mamah memaparkan alur penyerahan BST dan tugas Dinsos tingkat Kota atau Kabupaten dalam penyaluran BST.

“Tugas Dinas Sosial tingkat Kabupaten atau Kota terkait dengan BST hanyalah memverifikasi data nomor induk keluarga (NIK) yang diajukan oleh pemerintah desa. Setelah itu, data diteruskan ke pihak Kemensos agar segera diberi bantuan. Baru setelah itu Kemensos menyalurkan bantuannya melalui Kantor Pos Indonesia,” paparnya

Baca Juga:  MA IPNU Kabupaten Serang Netral Dalam Pilkada 2020

Narasumber lainnya, Kepala Kantor Pos Kota Serang Muhammad Sarip menambahkan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin dalam penyaluran BST.

“Sampai saat ini, penyaluran BST kepada warga telah mencapai titik maksimal. Meski demikian, proses penyaluran BST masih memiliki banyak kendala. Seperti ada penerima yang telah meninggal ataupun yang sedang bebergian.” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Serang selaku moderator, Abdul Muhit Hariri sendiri berharap adanya kerjasama dan sinergi yang baik antara pemerintah dan mahasiswa, khususnya dalam penyaluran BST.

“Kita berharap adanya sinergisitas antara mahasiswa dengan pemerintah supaya bias sama -sama saling menjaga dan mengawasi supaya bantuan yang dikucurkan pemerintah bias tepat sasaran.” Harapnya [Red/Aldi]

Bagikan: