By | 13 Juli 2020

patron.id – Serang, Komisi I DPRD Kota Serang mendesak kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk segera menutup ritel Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini PT. Indomobil yang marak di Kota Serang.

Pasalnya, sejak tahun lalu beroperasi, keberadaan SPBU milik PT Indomobil Prima Energi tersebut belum mengantongi izin di antaranya izin mendirikan bangunan (IMB). Akibatnya, Pemkot Serang mengalami banyak kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

Kepastian ini diketahui usai Komisi I DPRD Kota Serang menggelar rapat bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Tertpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag dan UKM) Kota Serang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Satpol PP Kota Serang, di ruang aspirasi DPRD Kota Serang, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Pada Senin (13/07/2020).

Ketua Komisi I DPRD Kota Serang Bambang Janoko mengatakan, pihaknya mendesak agar ritel SPBU mini Indomobil itu ditutup karena tanpa mengantongi surat izin, namun sudah marak di Kota Serang, sejak tahun lalu.

“Sudah beroperasi kalau tidak salah sejak Oktober 2019. Sudah ada 17 titik yang tersebar di Kota Serang, akan tetapi yang disayangkan itu mereka belum pernah sama sekali membuat izin. Izinnya tidak ada sama sekali, jadi hasil keputusannya ya untuk sementara kita tutup,” ujar Janoko, kepada media, ditemui usai rapat.

Baca Juga:  Warga Gruduk Kantor Kelurahan Pancur Pasalnya Pengusaha Nakal Oprasikan Galian C Kembali

Ia menyebutkan, ritel SPBU mini Indomobil hanya mengantongi izin sertifikat teranya saja yang dikeluarkan oleh Disperdaginkop dan UKM Kota Serang.

“Waktu itu izin teranya, sertifikat teranya keluar di Oktober 2019. Sampai terus sampai sekarang sudah ada 17 titik,” ucapnya

Janoko meminta penutupan sementara ritel SPBU mini Indomobil segera dilakukan. Hal itu agar para investor yang ingin menanamkan sahamnya di Kota Serang tidak sewenang-wenang.

“Ya, Senin depan segera harus ada tindakan, harus ada penegasan supaya tidak sewenang-wenang orang mau usaha di kita, tanpa ada izin segala. Karena urusan izin belakangan kebanyakan seperti itu. Kita tidak mau seperti itu,” tegas Janoko.

Bahkan Komisi l DPRD Kota Serang siap terjun ke lapangan untuk menutup ritel SPBU Mini Indomobil tersebut.

“Ya kalau misalkan mereka menginformasikan, kita turun, biar kita tahu. Oh iya di kampung ini ada,” katanya. [Red/Roy]

Bagikan: